Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Otomotif
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

MAB Akan Produksi Mobil Listrik Murah Sun V, Komponen Dipasok Solarky

City car produksi MAB bernama Sun V dan akan mulai dirakit di Jawa Tengah mulai 2026 dan dijual dengan harga di bawah Rp150 juta.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in MAB Akan Produksi Mobil Listrik Murah Sun V, Komponen Dipasok Solarky
(Ho/Campus League)/Choirul Arifin
PRODUKSI CITY CAR EV - Penandatanganan kerjasama PT Mobil Anak Bangsa (MAB) dengan Solarky Mobility Technologies (HK) Ltd dan PT Fortuna Ventura Investindo untuk memproduksi dan memasarkan mobil listrik mini Sun V di Indonesia mulai 2026. 
Memuat video…

Ringkasan Berita:

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  — PT Mobil Anak Bangsa (MAB) meneken kerja sama strategis dengan Solarky Mobility Technologies (HK) Ltd dan PT Fortuna Ventura Investindo untuk memperkuat ekosistem produksi kendaraan listrik di Indonesia.

Melalui kerjasama ini MAB akan merakit kendaraan listrik dan diproduksi dengan merek MAB, sementara Solarky Mobility Technologies akan bertindak sebagai pemasok utama komponen dan teknologi.

Dalam kerjasama ini, PT Fortuna Ventura Investindo akan bertindak sebagai distributor eksklusif untuk pemasaran dan penjualan seluruh unit mobil listrik yang akan diproduksi MAB.

Model kendaraan listrik yang akan dirakit adalah jenis city car EV sekelas Wuling Airev dan VinFast VF3 bernama Sun V. MAB akan merakitnya melalui skema Incompletly Knock Down (IKD) di pabrik MAB di Jawa Tengah.

Sun V akan memiliki dimensi panjang bodi 3.150 mm, lebar 1.490 mm, serta tinggi 1.700 mm dengan didukung panel surya di bagian atap sebagai sumber utama energi listriknya.

Rekomendasi Untuk Anda

Tenaga pada motor listrik Sun V mencapai 15 kW dan torsi 85 nm dengan kecepatan maksimum 80 km per jam serta jarak tempuh 150 km untuk sekali pengisian baterai, dengan tambahan 50 km jarak tempuh jika baterai diisi menggunakan panel surya selama di perjalanan.

MAB akan segera mengajukan homologasi untuk produk tersebut ke pemerintah. MAB akan mulai produksi di 2026 dengan harga jual di bawah Rp150 juta per unit.

Menurut Moeldoko, kerja sama tiga pihak ini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan kendaraan listrik di Asia, sekaligus mencerminkan komitmen MAB dalam menghadirkan solusi mobilitas modern yang berkualitas, kompetitif, dan berkelanjutan.

Tahun Pertama Serap 2.000 Unit Sun V

Dalam perjanjian yang diteken, pada tahun pertama kerja sama, Fortuna Ventura berkomitmen melakukan pembelian awal sebanyak 2.000 unit, dengan potensi peningkatan volume hingga total 10.000 unit mobil listrik per tahun.

Setiap penambahan unit akan disesuaikan dengan permintaan pasar dan rencana produksi
yang disepakati bersama.

Baca juga: Changan Mendebut di GJAW 2025, Bawa Lumin EV Pesaing Airev


Fortuna Ventura dengan demikian bertanggung jawab menangani proses distribusi dan penjualan kepada dealer maupun pelanggan akhir.

Sebagai bagian dari perjanjian, MAB akan mengelola seluruh proses manufaktur, penyimpanan barang jadi, penyelesaian homologasi kendaraan, mencakup standar kualitas, proses uji ketat, mekanisme garansi untuk memastikan tiap unit memenuhi standar keselamatan dan performa yang ditetapkan.

Baca juga: MAB Kenalkan Mobil Listrik Double Cabin P50E di PEVS 2023


Solarky Mobility Technologies berkomitmen mengamankan suplai komponen utama (main materials), mendukung stabilitas produksi, serta menyediakan teknologi pendukung sesuai kebutuhan manufaktur di Indonesia.

Solarky Mobility yang menjadi partner MAB selama ini dikenal sebagai perusahaan mobilitas tenaga surya global yang berkantor pusat di Hong Kong, dan menjadi pionir dalam mengintegrasikan energi surya dengan mobilitas listrik personal. 

Kerja sama tiga entitas bisnis ini diyakini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan kendaraan listrik di Asia, sekaligus mencerminkan komitmen MAB dalam menghadirkan solusi mobilitas modern yang berkualitas, kompetitif, dan berkelanjutan.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas