Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Otomotif
LIVE ●

Agrinas Borong 105.000 Unit Truk & Pikap dari Tata Motors dan Mahindra

Mahindra akan memasok 35.000 unit pikap Scorpio yang diproduksi di pabrik Mahindra di Nashik, India, dan unit akan mulai dikirim ke Indonesia 2026. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Agrinas Borong 105.000 Unit Truk & Pikap dari Tata Motors dan Mahindra
HO/IST/dok.
PT Agrinas Pangan Nusantara akan mengimpor 35.000 unit truk ringan Tata Ultra T. dari Tata Motors India sebagai bagian dari impor 105.000 unit pikap dan truk ringan dari dua pabrikan, Mahindra dan Tata Motors untuk memperkuat logistik pedesaan dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk rantai pasok dan ketahanan pangan nasional. 

Ringkasan Berita:
  • Mahindra akan memasok 35.000 unit pikap Scorpio yang diproduksi di pabrik Mahindra di Nashik, India, dan unit akan mulai dikirim ke Indonesia 2026. 
  • Agrinas akan membeli 70.000 unit kendaraan dari Tata Motors dengan rincian 35.000 unit pikap Yodha dan 35.000 unit truk ringan Tata Ultra T.7.
  • Pesanan ini jadi rekor ekspor kendaraan terbesar sepanjang sejarah oleh Mahindra serta order kendaraan terbesar bagi Tata Motors dari pembeli di Asia Tenggara.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Agrinas Pangan Nusantara melakukan pembelian besar-besaran kendaraan niaga ringan jenis pikap dan truk ringan sebanyak 105.000 unit dari dua perusahaan otomotif India, Mahindra & Mahindra dan Tata Motors.

Pesanan oleh Agrinas tersebut sekaligus menjadi rekor ekspor kendaraan terbesar sepanjang sejarah oleh Mahindra serta order kendaraan terbesar bagi Tata Motors dari pembeli di Asia Tenggara.

Agrinas membeli ratusan kendaraan tersebut untuk memperkuat logistik pedesaan dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk rantai pasok dan ketahanan pangan nasional.

Mahindra akan memasok 35.000 unit pikap Scorpio yang diproduksi di pabrik Mahindra di Nashik, India, dan unit akan mulai dikirim ke Indonesia 2026. 

CEO Divisi Otomotif Mahindra, Nalinikanth Gollagunta, mengatakan penempatan pikap Scorpio dalam proyek koperasi di Indonesia akan memperkuat fondasi logistik yang menghubungkan petani ke pasar secara lebih efisien.

Rekomendasi Untuk Anda

“Dengan menempatkan pikap Scorpio sebagai bagian dari Koperasi, kami memperkuat fondasi logistik yang andal yang menghubungkan petani ke pasar dengan lebih efisien,” kata Gollagunta dalam keterangan tertulis, Selasa (17/2/2026). 

Ia juga menegaskan volume kendaraan yang dibeli oleh Agrinas dalam kemitraan ini akan secara signifikan meningkatkan operasi internasional Mahindra.

“Pikap kami dirancang untuk beroperasi dalam kondisi yang keras sambil menjaga biaya operasional seminimal mungkin. Volume yang dialokasikan untuk kemitraan ini akan secara signifikan meningkatkan Operasi Internasional kami,” kata dia.

Mahindra menyatakan, pesanan 35.000 unit tersebut melampaui total volume ekspor yang dicapai perseroan di  tahun fiskal 2025, sehingga kontrak dengan Agrinas menjadi tonggak penting ekspansi global mereka.

Baca juga: Produksi Lokal Super Cab Tembus 12.000 Unit, Ini Para Raja Pikap di Indonesia

Sementara, Agrinas akan membeli 70.000 unit kendaraan dari Tata Motors dengan rincian 35.000 unit pikap Yodha dan 35.000 unit truk ringan Tata Ultra T.7.

Seluruh unit akan dikirim oleh Tata Motors ke Indonesia melalui anak usaha Tata Motors di Indonesia, PT Tata Motors Distribusi Indonesia dan selanjutnya dikirim ke Agrinas.

Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia, Asif Shamim, menyebut kontrak ini mencerminkan meningkatnya penerimaan kendaraan komersial India di pasar internasional.

“Pesanan ini mencerminkan penerimaan yang terus berlanjut terhadap kendaraan komersial India di pasar internasional dan kepercayaan pelanggan terhadap kemampuan mereka untuk beroperasi secara andal di berbagai kondisi,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (17/2/2026). 

Baca juga: Tata Motors Uji Mobil Listrik ke Beberapa Pasar Global

Tata Motors menyatakan, proyek ini akan mendukung agenda pembangunan Indonesia melalui penguatan konektivitas pedesaan, distribusi hasil panen, serta ketahanan ekonomi desa.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas