Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Lukisan Ikonik di Set 'Friends' Dilelang, Bagaimana Penggemar Serial Ini Bisa Mengikutinya?

Kabar terbaru menyebutkan bahwa lukisan ikonik di set Friends akan dilelang. Siapapun termasuk penggemar serial ini boleh ikut. Begini caranya!

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Lukisan Ikonik di Set 'Friends' Dilelang, Bagaimana Penggemar Serial Ini Bisa Mengikutinya?
Ilustrasi Parapuan Foto 2021-06-05 04:00:20 

Parapuan.co - Penggemar setia serial Friends pastinya senang mendengar kabar bahagia ini.

Pasalnya, lukisan ikonik di set Friends akan dilelang. Siapapun boleh ikut pelelangan ini, termasuk para penggemar setianya.

Wah, apakah kamu tertarik mengikuti pelelangan lukisan ikonik di serial Friends?

Melansir dari The Hollywood Reporter, lukisan yang akan dilelang adalah lukisan-lukisan unik karya Burton Morris yang selalu ada di lokasi syuting selama 10 musim.

Baca Juga: Segera Tayang, Ini Lagu yang Wajib Didengarkan untuk Sambut ‘Friends: The Reunion’!

Karya lukisan Burton Morris yang akan dilelang itu termasuk lukisan Patung Liberty di latar belakang set, seperti yang terlihat di tayangan reuni spesial Friends.

Rekomendasi Untuk Anda

Pastinya, para penggemar setia serial Friends menyambut gembira kabar ini.

Melalui acara lelang, kamu berkesempatan mendapatkan lukisan dan karya ikonik dari serial yang mungkin telah menemanimu selama masa remaja.

Tidak hanya lukisan Patung Liberty di latar belakang set Friends, namun ada lagi lukisan lain yang dilelang.

Contohnya adalah logo cangkir kopi Central Park yang terkenal, poster King Kong memanjat Empire State Building, dan poster Paman Sam yang ikonik.

Ya, setidaknya ada dua belas lukisan yang mulai dilelang pada hari Kamis (3/6/21) dan akan berlanjut selama lima hari ke depan.

“Masa depan dari karya-karya seni ikonik ini sekarang berada di tangan para penggemar.

"Mereka telah menjadikan Friends salah satu serial yang paling dicintai dalam sejarah televisi,” ungkap Burton Morris.

Sumber: Parapuan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas