Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

KPAI Izinkan Sekolah Tatap Muka Bulan Juli 2021, Ini Alasannya

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendukung persiapan sekolah tatap muka bulan Juli 2021. Ternyata, ini alasan KPAI mendukung hal tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in KPAI Izinkan Sekolah Tatap Muka Bulan Juli 2021, Ini Alasannya
Ilustrasi Parapuan Foto 2021-06-07 12:00:47 

Lalu untuk membantu anak agar mudah kembali ke sekolah, orang tua bisa mengingatkan tentang hubungan sosial dengan teman-temannya.

"Untuk mempersiapkan mental anak, orang tua bisa menyampaikan terkait kebutuhan sosialnya. Dia punya teman-teman," jelas Rita Pranawati.

Untuk sementara ini, berdasar daftar periksa KPAI, sebanyak 79,54% sekolah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Angka tersebut hasil dari pengawasan terhadap 42 sekolah di 21 kabupaten/kota di 9 provinsi di Indonesia.

9 provinsi tersebut yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bengkulu, dan NTB.

Namun kembali lagi, kebijakan ini menunggu arahan dari Pemerintah Daerah setempat untuk melihat kondisi Covid-19 di masing-masing daerah.

Apabila suatu daerah sudah dikategorikan aman dan bisa sekolah tatap muka, maka kegiatan belajar mengajar secara langsung akan dimulai.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca Juga: Adakah Vaksin Covid-19 untuk Anak-Anak Sebagai Persiapan Sekolah Tatap Muka Bulan Juli? Ini Jawaban Kemenkes

Itupun dengan membatasi jumlah siswa yang masuk yakni setengah dari total murid di kelas.

Nah, Kawan Puan, sebagai orang tua, kita perlu bijak ya, melihat kondisi dan situasi ini.

Memang benar bahwa anak butuh berinteraksi dengan teman dan guru di sekolah.

Namun jangan lupakan kesehatan dan kemanannya.

Bantu anak untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan di sekolah seperti memakai masker, tidak meminjam alat tulis milik teman, rutin cuci tangan atau pakai hand sanitizer, serta menjaga jarak.

Di samping itu, kita sebagai orang tua memiliki kendali penuh untuk memilih apakah memperbolehkan anak kembali ke sekolah atau tidak.

(*)

Sumber: Parapuan
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas