Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mengapa Korban Pelecehan Seksual Enggan Buka Suara? Ini Penyebabnya!

Korban pelecehan seksual cenderung enggan mengungkapkan masalah pelecehan seksual yang menimpa mereka. Ternyata ini penyebabnya!

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Mengapa Korban Pelecehan Seksual Enggan Buka Suara? Ini Penyebabnya!
Ilustrasi Parapuan Foto 2021-06-14 09:00:49 

Takut akan akibatnya

Ketakutan akan akibatnya menjadi hambatan besar yang dihadapi perempuan ketika harus melaporkan pelecehan atau penyerangan seksual yang mereka alami.

Saat melaporkan hal tersebut, mereka akan memiliki kekhawatiran seperti takut kehilangan pekerjaan, takut tidak akan menemukan pekerjaan lain, takut kehilangan kredibilitas, takut dikucilkan oleh masyarakat, dan bahkan mereka juga takut akan keselamatannya.

Bahkan, korban juga takut apabila mereka melaporkan kejadian yang mereka alami bukannya mendapat perlindungan dan penanganan tetapi mereka malah disangkal dan bahkan disalahkan.

Baca Juga: Alami Kekerasan Seksual, Masih Banyak Perempuan yang Memilih Bungkam

Rasa rendah diri

Beberapa korban merasa jika mereka memiliki harga diri yang sangat rendah sehingga mereka tidak menganggap pelecehan yang dialami sebagai hal yang sangat serius.

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka tidak menghargai atau menghormati tubuh mereka sendiri atau integritas mereka sendiri, jadi jika seseorang melakukan pelecehan seksual, korban akan menganggapnya sebagai hal yang remeh.

Pelanggaran seksual melukai harga diri dan konsep diri seorang perempuan.

Semakin banyak seorang perempuan bertahan, semakin membuat citra dirinya menjadi terdistorsi.

Sedikit demi sedikit tindakan tidak hormat, objektifikasi, dan mempermalukan mengikis harga perempuan bahkan membuat mereka tidak menghargai dirinya dan perasaannya.

Rasa putus asa dan tidak berdaya

Korban pelecehan seksual sering kali tidak menemukan solusi karena pelecehan yang mereka alami.

Keadaan ini akan mengembangkan rasa keputus asaan dan ketidakberdayaan korban.

Secara khusus, ketidakberdayaan adalah suatu kondisi di mana seseorang meliki rasa tidak berdaya yang timbul dari peristiwa traumatis dan dianggap sebagai salah satu penyebab utama depresi.

Sumber: Parapuan
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas