Aneh Namun Cukup Populer, Ini Dia 4 Fakta Soal Tindik Kelamin
Sedang tren di kalangan anak muda Amerika dan Eropa, berikut fakta menarik terkait genital piercing atau tindik kelamin.
Dahulu, laki-laki suku dayak diharuskan menghias alat vitalnya dengan perhiasan-perhiasan dari tulang-belulang.
Baca Juga: Remaja Mengalami Obesitas? Kenali Ini Penyebab dan Risikonya
Tradisi tindik kelamin juga disebutkan dalam teks Kamasutra, yang tak lain adalah kitab kuno yang membahas serba-serbi cinta dan sensualitas dari kebudayaan Hindu.
Di sini, tindikan kelamin disebutkan sebagai bentuk perhiasan.
Dipopulerkan oleh Diva Hollywood
Di zaman modern, praktik tindik kelamin pun sebenarnya sudah populer sejak era '90-an.
Tak lain adalah Christina Aguilera, penyanyi sekaligus penulis lagu asal Amerika yang mengaku telah mendapatkan sejumlah tindikan di beberapa bagian tubuhnya, salah satunya adalah di bagian Miss V.
Mengutip Dailymail, pelantun tembang Reflection yang menjadi soundtrack film Mulan ini mengaku jika menindik tubuhnya, termasuk di area intim, memberikan euforia tersendiri bagi dirinya.
Ia yang telah mendapatkan tindikan di area kewanitaannya sejak tahun 1990-an menjadi trend setter tindik kelamin bagi perempuan, sehingga praktik ini pun terkenal dengan istilah “Christina Piercing”.
Sebagai Upaya Meningkatkan Gairah Seksual
Motif melakukan tindik kelamin dapat bervariasi bagi setiap orang.
Namun, melansir MedicineNet, salah satu motif utama seseorang mendapatkan tindikan di area gential tak lain adalah untuk meningkatkan gairah seksual.
Aksesoris yang disematkan pada bagian intim ini dianggap sebagian orang dapat meningkatkan stimulasi pada pasangan saat melakukan hubungan seksual.
Baca Juga: Apa Beda Gejala TBC dan Covid-19? Berikut Penjelasan Kemenkes
Relatif Aman Namun Berisiko