Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wisata Medis dan Wisata Kesehatan sedang Dikembangkan Kemenparekraf, Apa Itu?

Kemenparekraf mulai mengembangkan wisata medis dan wisata kesehatan di masa pandemi ini. Simak yuk penjelasannya berikut ini!

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Wisata Medis dan Wisata Kesehatan sedang Dikembangkan Kemenparekraf, Apa Itu?
Ilustrasi Parapuan Foto 2021-09-07 03:01:05 

Parapuan.co – Kawan Puan, ada kabar baik dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)!

Pasalnya Kemenparekraf diketahui tengah mengembangkan wisata medis (medical tourism) dan wisata kesehatan (wellness tourism).

Hal ini diungkapkan Menparekraf Sandiaga Uno dalam Grand Opening Indonesia Wellness Tourism International Festival 2021 secara virtual, Rabu (1/9/2021).

Wellness tourism masuk menjadi salah satu dari empat pariwisata yang dikembangkan Kemenparekraf dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), di bawah koordinasi Kementerian Bidang Kemaritiman dan Investasi,” kata Sandiaga, seperti yang diberitakan Kompas.com.

Baca Juga: Ini 5 Objek Wisata dengan Sejarah Kelam di Dunia yang Bikin Penasaran

Kedua jenis wisata tersebut menjadi fokus sektor pariwisata dan ekonomi kreatif selama new normal.

Rekomendasi Untuk Anda

Serta bisa beriringan dengan tren wisata kesehatan yang semakin meningkat karena pandemi Covid-19.

“Meski wellness tourism Indonesia tertinggal dari negara lain, kita harus tetap gerak bersama. Mengingat kekayaan alam dan budaya Indonesia berpotensi dalam menciptakan keragaman industri wellness di dunia,” tutur Sandiaga.

Pada kesempatan yang sama Direktur Wisata Alam, Budaya, dan Buatan Kemenparekraf Alexander Reyaan menerangkan empat jenis pariwisata yang sedang dikembangkan, termasuk:

  • Wisata kesehatan (wellness tourism)
  • Wisata medis (medical tourism)
  • Wisata olahraga kesehatan (sport health tourism)
  • Wisata ilmiah kesehatan (scientific health tourism)

Mungkin Kawan Puan mengira bahwa wisata kesehatan dan wisata medis adalah sama lantaran berkaitan dengan ranah kebugaran jasmani, tetapi keduanya jelas berbeda.

Wellness tourism sangat berbeda dari medical tourism. Wellness tourism memiliki berbagai alternatif dari sisi produk. Bisa dicampur dengan budaya, kuliner, dan sebagainya,” terang Alex.

Ia menambahkan, holistic wellness tourism disebut produk kebugaran yang dirancang saling bersinergi untuk meraih keseimbangan tubuh, pikiran, dan jiwa.

Agar Kawan Puan lebih paham perbedaan keduanya secara rinci, berikut penjelasannya.

Baca Juga: Tren Dark Tourism: Ini 5 Objek Wisata dengan Sejarah Kelam di Indonesia

Sumber: Parapuan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas