Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Orang Tua Perlu Tahu 5 Bahaya Menggelitik Anak secara Berlebihan

Meski membuat anak tertawa, faktanya terlalu banyak menggelitik anak ternyata juga berdampak negatif. Simak penjelasannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: kk Bimbim Bimbim 85
zoom-in Orang Tua Perlu Tahu 5 Bahaya Menggelitik Anak secara Berlebihan
Ilustrasi Parapuan Foto 2022-01-01 20:01:45 

Alhasil, mereka pasrah tubuhnya bergeliat tak terkendali. Bagi anak yang lebih besar, mereka akan sangat malu.

Baca Juga: Kekerasan pada Anak Marak Terjadi, Ketahui 5 Langkah Preventif yang Ortu Bisa Lakukan

3. Menjadi tanda dominasi orang tua

Menyentuh seseorang tanpa persetujuan adalah pelanggaran integritas tubuh mereka, maka penting untuk menanyakan apakah anak baik-baik saja dengan digelitik.

Selain itu, menggelitik dapat menjadi tanda dominasi orang tua karena mengendalikan anak yang belum berdaya untuk menghentikan.

Jika keterusan, dapat mengakibatkan masalah mental pada anak seperti inner child atau trauma masa kecil.


Rekomendasi Untuk Anda

4. Menciptakan masalah kepercayaan

Jika anakmu tidak suka digelitik, menggelitik mereka di luar keinginannya dapat menimbulkan masalah kepercayaan seumur hidup.

Seiring bertambahnya usia, mereka dapat menyamakan menggelitik dengan kekerasan fisik dan mengembangkan ketidakpercayaan saat orang tua menyentuhnya.

5. Berpotensi menyebabkan komplikasi medis

Beberapa anak tidak geli saat digelitik, tetapi beberapa anak lainnya sangat geli meski hanya disentuh tanpa digelitik.

Ketika seorang anak digelitik terus-menerus, mereka mulai tertawa tak terkendali dan tidak dapat berbicara atau bernapas.

Pada beberapa kasus anak kehilangan kesadaran karena mereka tidak dapat memberitahumu untuk menghentikan gelitik.

Baca Juga: Waspada! Ini Dampak Berbahaya Kekerasan Domestik terhadap Anak-Anak

Ada banyak cara lain untuk membuat anakmu bahagia, cobalah menjalin ikatan emosional dengan anak-anak seperti bermain bersama atau bercerita.

Dengan demikian, anak-anak akan menghormati dan percaya padamu karena tidak melakukan sesuatu yang tidak mereka butuhkan.

(*)

Sumber: Parapuan
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas