Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Hari Kanker Sedunia, Simak 7 Profesi yang Berisiko Terkena Kanker!

Hari Kanker Sedunia. Berikut 7 profesi yang memicu munculnya risiko penyakit kanker dan perlu Kawan Puan tahu!

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Ardela Nabila
Editor: Fira Firoh
zoom-in Hari Kanker Sedunia, Simak 7 Profesi yang Berisiko Terkena Kanker!
Ilustrasi Parapuan Foto 2022-02-04 18:01:39 

Parapuan.co - Ada beberapa jenis pekerjaan yang ternyata juga memicu risiko terkena kanker.

Mengutip dari Kompas.com yang tayang di parapuan.co, sejumlah pekerjaan dapat meningkatkan risiko penyakit kanker menurut laporan American Cancer Society

Salah satu alasan mengapa sejumlah pekerjaan dapat meningkatkan risiko kanker adalah karena perbedaan paparan berbagai jenis radiasi, sinar matahari, hingga ritme sirkadian yang berantakan.

Mengingat hari ini adalah Hari Kanker Sedunia yang jatuh setiap tanggal 4 Februari, berikut ini beberapa jenis pekerjaan yang bisa meningkatkan risiko terkena kanker.

1. Pekerja konstruksi

Tipe kanker paling umum yang dialami oleh pekerja konstruksi adalah kanker kulit, sebab paparan sinar matahari dalam jangka waktu lama bisa merusak kulit dan meningkatkan risiko kanker.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, ada pula risiko Mesothelomia atau kanker yang berdampak pada paru-paru dan bisa disebabkan karena menghirup asbes, biasanya terjadi pada pekerja konstruksi di bidang asbes.

2. Kru penerbangan

Pada seseorang yang bekerja di ketinggian, seperti kru penerbangan, paparan sinar ultraviolet dan radiasi kosmik berlebih bisa menjadi penyebab kanker.

Baca Juga: Kisah Astriani Dwi Aryaningtyas, Lawan Kanker 7 Tahun hingga Dirikan Pita Tosca

Jenis kanker paling umum yang dilaporkan adalah kanker kulit, yang berkembang sebagai mutasi sel pembawa pigmen kulit.

3. Penata rambut

Menurut National Cancer Institute, seseorang yang bekerja di industri tata rambut terlalu banyak terpapar oleh bahan kimia dari pewarna rambut.

Jika terjadi dalam jangka waktu panjang, kondisi ini bisa memicu beberapa jenis kanker, seperti kanker kandung kemih, laring, dan paru-paru.

Sumber: Parapuan
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas