Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Desi Remora, Pengusaha Tas dan Sepatu Kulit Go Green di Malang

Jadi pengusaha tas dan kulit sepatu yang go green di Kota Malang, inilah sosok inspiratif Desi Remora!

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fira Firoh
zoom-in Profil Desi Remora, Pengusaha Tas dan Sepatu Kulit Go Green di Malang
Ilustrasi Parapuan Foto 2022-03-21 06:52:34 

Perempuan alumni Universitas Brawijaya Malang ini diketahui sudah menjalankan bisnis tersebut saat sedang berada di bangku kuliah.

Kemudian, pada saat semester lima, ia memutuskan untuk cuti karena ingin menikah dulu dan memiliki anak.

Meski harus berkuliah sambil mengurus rumah tangga, Desi Remora tetap menjalankan bisnisnya.

"Saat aku cuti hamil dan melahirkan, itu semua pekerjaan nggak maksimal. Kuliah tertunda. Bisnis nggak maksimal, dan waktu itu bersamaan dengan orang tuaku meninggalkan lembaga pendidikan," cerita Desi.

Tak hanya itu, Desi ternyata merupakan orang yang memiliki rasa ingin tahu tinggi.

Baca juga: Cerita Devi Soal Rumah RUTH yang Dapat Stigma Negatif dari Warga

Sambil mengurus anak dan bisnis, ia juga banyak membaca buku atau jurnal tentang lingkungan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Nah, sambil mengurus dan menyusui anak itu, aku sambil baca-baca. Terus mulai melihat-lihat YouTube," ujarnya sambil tertawa.

"Pada dasarnya aku emang orang yang nggak bisa diem, tapi keadaan mengharuskan aku diem," tambahnya.

Desi menyadari bahwa sektor fashion menjadi urutan kedua penyumbang perubahan iklim dunia, Desi sadar bahwa bisnisnya tidak bisa mengejar profit saja.

Sejak saat itu, ia hanya mau memproduksi sepatu atau tas yang berbahan kulit saja.

"Kulit itu cukup ramah lingkungan, karena ketika kulit dibiarkan bisa habis dimakan tikus. Lalu ketika sudah usang, dikomposin, bahan kulit bisa terurai," papar Desi.

"Aku hanya menerima bahan kulit sapi ya. Bukan ular atau buaya atau hewan langka lainnya," tambahnya.

Meski produk bisnisnya ramah lingkungan, Desi mengaku masih terganjal dengan proses penyamakan kulit.

Sumber: Parapuan
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas