Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kelainan Darah Sulit Membeku, Kenali Gejala dan Penyebab Hemofilia

Hemofilia adalah gangguan pendarahan di mana darah tidak membeku dengan baik. Kenali gejala dan penyebab kelainan bawaan ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Maharani Kusuma Daruwati
zoom-in Kelainan Darah Sulit Membeku, Kenali Gejala dan Penyebab Hemofilia
Ilustrasi Parapuan Foto 2022-04-18 19:01:04 

Parapuan.co -  Hemofilia merupakan suatu penyakit kelainan darah turunan.

Penyakit ini membuat darah tidak dapat membeku dengan baik, alhasil pengidap kondisi ini lebih berisiko mengalami pendarahan.

Hemofilia adalah kelainan pendarahan bawaan yang terutama menyerang pria tetapi perempuan juga bisa menderita hemofilia

Hemofilia adalah gangguan pendarahan di mana darah tidak membeku dengan baik.

Mengutip dari laman resmi Kemenkes, hemofilia berasal dari bahasa Yunani Kuno, yang terdiri dari dua kata yaitu haima yang berarti darah dan philia yang berarti cinta atau kasih sayang.

Hemofilia adalah suatu penyakit kelainan darah yang diturunkan, yang artinya diturunkan dari ibu kepada anaknya pada saat anak tersebut dilahirkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Darah pada seorang penderita hemofilia tidak dapat membeku dengan sendirinya secara normal. Proses pembekuan darah pada seorang penderita hemofilia tidak secepat dan sebanyak orang lain yang normal.

Ia akan lebih banyak membutuhkan waktu untuk proses pembekuan darahnya. 

Hemofilia adalah kelainan langka di mana darah tidak membeku dengan cara yang khas karena tidak memiliki cukup protein pembekuan darah (faktor pembekuan).

Baca Juga: Ada Gumpalan Darah saat Haid? Ketahui 5 Kemungkinan Ini Jadi Penyebabnya

Pemotongan kecil biasanya tidak terlalu menjadi masalah. Jika memiliki kondisi yang parah, perhatian utama adalah pendarahan di dalam tubuh, terutama di lutut, pergelangan kaki dan siku. Pendarahan internal dapat merusak organ dan jaringan yang bisa mengancam jiwa.

Bagi pasien hemofilia, pengobatan dan perawatan harus dilakukan seumur hidup, sehingga penderitanya terbebani secara fisiologis, psikologis, dan ekonomis seumur hidup.

Gejala

Sumber: Parapuan
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas