Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Berani Ambil Peran Ganda, Perempuan Indonesia Semakin Berdaya

Keterlibatan perempuan di sektor ketenagakerjaan semakin besar. Meski demikian, tren pemberdayaan perempuan tetap perlu terus dikembangkan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yussy Maulia
Editor: Sheila Respati
zoom-in Berani Ambil Peran Ganda, Perempuan Indonesia Semakin Berdaya
Ketua DPR RI Puan Maharani dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati dalam acara Inspirasi Perempuan Indonesia Fest 2022 di Jakarta.  

Baca Juga: Simak! 3 Tips Membuat Resolusi Karier Tahun 2023 untuk Perempuan

Sebagai salah satu negara yang turut menyepakati program sustainable development goals (SDGs), Indonesia juga terus melakukan berbagai upaya demi mencapai salah satu tujuan utama program tersebut, yakni kesetaraan gender.

Perlahan tetapi pasti

Dalam kesempatan sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengatakan, partisipasi perempuan untuk mendukung pemberdayaan perempuan di Indonesia sudah cukup baik, meski belum memenuhi target.

“Misalnya saja, sebagian perempuan kini sudah berani mencalonkan diri sebagai kepala desa. Akses pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi juga kini menyasar perempuan,” kata Bintang.

Namun, upaya menyetarakan posisi perempuan dan laki-laki di berbagai sektor masih dinilai sebagai pekerjaan rumah (PR) yang besar. Dibutuhkan dukungan dan kerja sama antara pemangku kepentingan lintas sektor untuk memberikan kesetaraan bagi perempuan.

Baca Juga: 5 Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia Sepanjang 2022 Menurut Forbes

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagai bentuk dukungan, Kemen PPPA pun menginisiasi program Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Program ini bertujuan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih inklusif dan semakin banyak melibatkan perempuan.

“Program ini dimulainya dari daerah, (dilihat) sampai sejauh mana. Jika biasanya Menteri PPPA ke daerah membawa bantuan, di program ini Menteri ke daerah untuk meminta bantuan kepada bupati soal kebijakan anak dan perempuan,” ujar Bintang.

Sumber: Parapuan
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas