Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat: Copot Atasan Babinsa Pengintervensi Warga

Menurutnya, atasan Babinsa yang mengintervensi warga harus dicopot.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar menyayangkan adanya Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang mengarahkan warga memilih Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.

Menurutnya, atasan Babinsa yang mengintervensi warga harus dicopot. "Politisasi TNI dan Polri ini merupakan kekhawatiran masyarakat umum. Meski langsung di bawah presiden perlu ada lembaga sendiri untuk mengontrol dan mengawasi netralitas TNI dan Polri," ujarnya saat dihubungi Kompas.com Kamis (5/6/2014).

Lebih lanjut Bambang mengatakan, untuk kasus Babinsa atau aparat lain yang terbukti membela salah satu capres harus diberikan sanksi yang lebih tegas. "Kalau perlu atasannya dicopot," tegasnya.

Diterangkan Bambang, pencopotan itu diperlukan karena jika sanksi yang diberikan hanya sekedar peringatan dan teguran tidak akan menimbulkan efek jera dan ada potensi kejadian serupa terulang lagi.

Sebelumnya ada pengakuan warga Jakarta Pusat yang didata dan diarahkan oleh Babinsa setempat untuk memilih pasangan capres nomor urut satu Prabowo-Hatta.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas