Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Minta Warga Laporkan TNI dan Polri Tak Netral

"Saya minta TNI Polri harus netral itu harus disampaikan, dan semuanya harus ngerti," katanya di Jalan Subang, Menteng, Jakarta Pusat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Jokowi Minta Warga Laporkan TNI dan Polri Tak Netral
Warta Kota/Adhy Kelana
Calon presiden (capres) nomor urut dua, Joko Widodo (Jokowi) meninggalkan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), di Jakarta Pusat, Sabtu (7/6/2014). Jokowi memenuhi panggilan Bawaslu untuk mengklarifikasi soal dugaan pelanggaran masa kampanye saat menyampaikan pidato sambutan pengambilan nomor urut pasangan capres dan cawapres di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 1 Juni 2014 lalu. Warta Kota/Adhy Kelana 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Calon presiden dengan nomor urut dua Joko Widodo kembali menanggapi soal kasus anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang mendatangi rumah warga untuk mengajak memilih salah satu pasangan capres.

Jokowi hanya berharap peristiwa itu tidak terulang kembali. "Saya minta TNI Polri harus netral itu harus disampaikan, dan semuanya harus ngerti," katanya di Jalan Subang, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (8/6/2014).

Dirinya meminta warga agar memahami, anggota TNI/Polri haruslah bersikap netral. Menurutnya, jika masih ada Babinsa yang melakukan hal di atas, masyarakat kini sudah mengetahuinya. "Saya kira masyarakat juga ngerti jika ada yang bergerak, segera sampaikan ke Bawaslu," kata Jokowi.

Sebelumnya diberitakan, seorang oknum anggota TNI Babinsa diketahui mendata serta memihak salah seorang calon presiden. Tidak hanya mengumpulkan data, oknum tersebut juga memaksakan agar warga memilih pasangan capres dan cawapres.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas