Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Ini Pesan Ani Yudhoyono Kepada Presiden Terpilih

Ibu Negara Hj. Ani Bambang Yudhoyono mengharapkan kebiasaan hidup bersih akan menjadi gaya hidup dan budaya bangsa.

Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Ini Pesan Ani Yudhoyono Kepada Presiden Terpilih
setkab
Ani Yudhoyono pada acara penobatan Duta Sanitasi Nasional 2014 yang merupakan bagian dari rangkaian acara Jambore Sanitasi, di Istana Negara, Jakarta, Senin (23/6/2014). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -   Ibu Negara Hj. Ani Bambang Yudhoyono mengharapkan kebiasaan hidup bersih akan menjadi gaya hidup  dan budaya bangsa.

Untuk itu, Ibu Ani berharap pada Duta Sanitasi sebagai agen perubahan akan mampu  mengajak seluruh rakyat untuk menjadikan kebiasaan hidup bersih.

“Bapak Presiden SBY sedih dan prihatin setiap usai ada acara, sampah dimana-mana. Apa susahnya sih membuang sampah di tempatnya.

Untuk itu saya berharap para Duta Sanitasi akan menjadi virus positif yang menularkan kebiasaan hidup bersih dan sehat kepada lingkungannya,” kata Ibu Ani saat memberikan sambutan pada acara penobatan Duta Sanitasi Nasional 2014 yang merupakan bagian dari rangkaian acara Jambore Sanitasi, di Istana Negara, Jakarta, Senin (23/6/2014), seperti dikutip dari laman Setkab.

Mengingat pentingnya penanganan masalah sanitasi itu, Ibu Negara Hj. Ani Yudhoyono berharap presiden terpilih mendatang akan tetap melanjutkan Jambore Sanitasi ini, demi masyarakat Indonesia yang makin bersih dan sehat.

Dalam kesempatan itu, Ibu Ani mengajak masyarakat untuk mendoakan agar Pilpres 9 Juli nanti berlangsung aman, damai, jujur dan adil.

"Marilah kita berdoa, semoga pesta demokrasi 5 tahun ini berjalan aman, damai, jujur dan adil. Sehingga terpilih pemimpin yang mencintai dan dicintai masyarakatnya, serta membawa ksejahteraan bagi bangsa Indonesia, Amin," ajak Ibu Ani.

Kepada anak-anak yang belum memiliki hak pilih dalam Pilpres karena belum berusia 17 tahun pada 9 Juli nanti, Ibu Negara Hj. Ani Bambang Yudhoyono mengajak untuk belajar dari proses demokrasi yang tengah berlangsung.

"Saya tahu anak-anak belum punya hak suara karena belum 17 tahun, betul? Tetapi anak-anak bisa melihat, menyaksikan dan belajar berdemokrasi, sehingga nanti anak-anak sudah bisa mengerti apa dan untuk apa pemilihan itu diadakan," tuturnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas