Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kiai Sepuh: Hasil Pilpres Ibarat Melihat Hilal

Meski sejumlah lembaga survei sudah merilis hasil hitung cepat atau quick count, sesuai aturan tetap harus menunggu keputusan KPU.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kiai Sepuh: Hasil Pilpres Ibarat Melihat Hilal
Surya/mujib anwar
Prabowo Subianto silaturahmi ke Kiai sepuh Jatim di Kantor PWNU Jatim, Rabu (16/7/2014) 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Untuk mengetahui siapa Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019 masih menunggu keputusan resmi dari KPU 22 Juli nanti.

Meski sejumlah lembaga survei sudah merilis hasil hitung cepat atau quick count, sesuai aturan tetap harus menunggu keputusan KPU.

"Ibarat melihat hilal, quick count itu cara melihat hilal dengan ilmu Hisab dan belum di rukyat (rukyatul hilal). Nah, hasil rukyat itu resminya tanggal 22 Juli nanti,” ujar Ketua Tandidziyah PWNU Jatim KH Hasan Mutawakkil Alallah, Rabu (16/7/2014), ketika menerima silaturahmi Capres Prabowo Subianto, di Kantor PWNU Jatim.

PWNU Jatim, kata KH Mutawakkil bersyukur Pilpres 2014 berjalan aman.

Untuk itu pihaknya mengimbau kepada seluruh pihak agar bersikap dewasa terhadap proses dan hasil Pilpres.

Pihaknya juga sepakat dengan Presiden SBY yang meminta agar masyarakat jangan main klaim dan menunggu putusan KPU selaku penyelenggara pemilu yang ditetapkan oleh undang-undang yang berlaku.

“Bagi NU, siapapun yang menjadi pemenang akan didukung serta tak akan mentolerir segala bentuk rekayasa dan ketidakjujuran sebab suara rakyat adalah suara Tuhan,” jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, KPU selaku penyelenggara pemilu juga diminta benar-benar profesional, bertindak adil dan bijaksana sesuai aturan Perundang-undangan yang ada.

Secara khusus, PWNU Jatim berharap Presiden terpilih nanti mampu mewujudkan kemaslahatan dan kemakmuran rakyat Indonesia sebagaimana amanat Pancasila sila ke 5 dan mampu menjaga keutuhan NKRI karena NU ikut ambil bagian daalam pendiri bangsa ini.

"Saya memang mengidolakan Pak Prabowo. Sehingga sampean jadi Presiden atau tidak, tetap jadi idola saya. Tetap jadi saudara saya,” tegas Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan, Genggong, Probolinggo ini.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas