Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kerja Sama GO, Disdik, dan Kemenag Jambi Hadirkan Webinar Persiapan Masuk PTN/PTKIN

Kolaborasi GO dengan Dindik Provinsi Jambi dan Kemenag Kantor Wilayah Provinsi Jambi menjadi langkah strategis memperluas akses informasi pendidikan.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sri Juliati
zoom-in Kerja Sama GO, Disdik, dan Kemenag Jambi Hadirkan Webinar Persiapan Masuk PTN/PTKIN
HO/IST/Ganesha Operation
WEBINAR PENDIDIKAN - Ganesha Operation bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi dan Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Jambi menghadirkan webinar pendidikan dengan mengusung tema "Strategi Lulus PTN/PTKIN dan Sukses TKA" pada 30 Oktober 2025. 

Dengan latihan yang tepat dan terstruktur, hambatan-hambatan belajar yang selama ini mengganggu dapat diminimalkan, sehingga siswa lebih percaya diri dalam meningkatkan kemampuannya.

Tiga Pilar Ciri Khas Siswa Madrasah

Pembahasan berikutnya disampaikan oleh Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I., Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, yang pada kesempatan ini diwakili oleh Dr. Dedi Irama Silalahi, S.Sos., MA., Kepala Bidang Pendidikan Madrasah. 

Dalam pemaparannya, Dedi menekankan ciri khas pendekatan pendidikan di bawah Kementerian Agama, yaitu pentingnya membangun keseimbangan antara kemampuan intelektual, spiritual, dan moral.

Ketiga aspek ini, menurutnya, menjadi fondasi yang membuat siswa mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan global.

"Jika hanya mengandalkan intelektual, tentu tidak cukup," ujarnya. "Diperlukan karakter dan spiritualitas yang kuat agar pencapaian akademik dapat memberikan manfaat yang lebih luas."

Ia juga menyoroti pentingnya Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang mulai diterapkan tahun ini. TKA disebut sebagai "password" bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, karena hasil tes tersebut menjadi salah satu acuan utama dalam proses seleksi SNBP di perguruan tinggi negeri. 

Dengan memahami format dan tuntutan TKA sejak dini, siswa madrasah diharapkan lebih siap menghadapi sistem seleksi yang semakin kompetitif.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Dedi turut mendorong para siswa madrasah untuk memperluas keberanian dalam memilih perguruan tinggi. 

Ia menegaskan bahwa lulusan madrasah tidak hanya terbatas pada perguruan tinggi Islam, tetapi memiliki kesempatan yang sama besar untuk masuk ke berbagai perguruan tinggi favorit di Indonesia, termasuk kampus besar seperti ITB atau UGM. 

Momentum webinar ini menjadi ruang penting bagi siswa madrasah untuk melihat peluang yang lebih luas, sekaligus menyiapkan diri menuju kampus impian.

Pembahasan dari Ganesha Operation

Pembahasan terakhir disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Bob Foster, M.M., Direktur Utama Ganesha Operation

Ia menegaskan bahwa strategi belajar menjadi faktor utama dalam menghadapi persaingan masuk PTN dan PTKIN yang makin ketat. Webinar ini, ujarnya, merupakan rangkaian persiapan bagi siswa kelas 12 untuk memahami pola seleksi dan tantangan terbaru.

Prof. Bob menjelaskan bahwa GO telah melaksanakan TOBK-SNBT pada Agustus lalu sebagai simulasi nasional untuk melihat posisi awal siswa.

Webinar ini menjadi pendalaman lanjutan, dan pada November GO kembali menggelar TOBK untuk melihat perkembangan kemampuan serta memproyeksikan peluang masuk prodi impian.

Ia mengingatkan bahwa lebih dari 5,4 juta siswa kelas 12, hanya 9 persen yang lolos melalui SNBP dan SNBT. Dengan kompetisi sebesar ini, pemahaman pola soal dan latihan terarah sangat diperlukan. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas