Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Prof. Bob Foster Bagikan Insight Penguatan SDM dalam Forum Wirausaha 2025

Pendiri GO, Prof Bob mengajak pelaku usaha melihat kembali bagaimana kepemimpinan dapat menjadi kunci untuk membawa tim tumbuh menghadapi perubahan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sri Juliati
zoom-in Prof. Bob Foster Bagikan Insight Penguatan SDM dalam Forum Wirausaha 2025
HO/IST/Ganesha Operation
FORUM WIRAUSAHA 2025 - Prof. Dr. Ir. Bob Foster, M.M., pendiri Ganesha Operation menyampaikan materi “Bangun Tim Andal dengan Kepemimpinan Kuat” dalam sebuah gelaran wirausaha bertema "Siap Sukses Tahun 2026!" di di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (27/11/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Memasuki 2026, dunia wirausaha bergerak dalam ritme yang makin cepat dan kompetitif. 

Perubahan pasar dan tuntutan teknologi membuat banyak pelaku usaha menyadari bahwa fondasi terpenting bukan sekadar inovasi, tetapi manusia yang menggerakkan roda bisnis. 

Indonesia memiliki sekitar 65 juta unit usaha yang menampung lebih dari 119 juta tenaga kerja, sebuah gambaran besar tentang betapa sentralnya peran SDM bagi ekonomi nasional. 

Namun tantangannya pun tidak kecil, banyak UMKM tersendat pada tahun-tahun awal karena lemahnya pengelolaan SDM, mulai dari kemampuan manajerial hingga kesulitan membangun tim yang solid.

Di titik inilah pandangan para praktisi menjadi sangat dibutuhkan. Salah satunya datang dari Prof. Dr. Ir. Bob Foster, M.M., pendiri Ganesha Operation dengan jaringan 717 outlet di seluruh Indonesia. 

Melalui materi "Bangun Tim Andal dengan Kepemimpinan Kuat", ia mengajak para pelaku usaha melihat kembali bagaimana kepemimpinan dapat menjadi kunci untuk membawa tim tumbuh menghadapi perubahan zaman.

Menuju Wirausahawan Sukses 2026

Di sebuah gelaran wirausaha bertema "Siap Sukses Tahun 2026!" yang diselenggarakan oleh salah satu media bisnis nasional pada 27 November 2025, sembilan founder usaha dari berbagai sektor berkumpul.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam acara tersebut, ke-sembilannya berbagi pengalaman, strategi, dan pandangan tentang bagaimana mereka survive di sektornya masing-masing dan memberikan motivasi kepada para pelaku usaha lainnya untuk mampu bertahan di persaingan di dunia bisnis pada saat ini. 

Seminar ini diselenggarakan di CGV Grand Indonesia, Jakarta, dipenuhi para founder, pelaku UMKM, hingga profesional muda yang ingin memperkuat langkah menyongsong 2026.

Di tengah antusiasme itu, kehadiran Prof. Dr. Ir. Bob Foster, M.M., Direktur Utama Ganesha Operation, menjadi salah satu momen yang paling dinantikan. Ia diundang sebagai salah satu pembicara utama bersama deretan nama besar lain dari dunia bisnis Indonesia.

Selain menghadirkan para pembicara utama, acara ini juga dipadati ratusan peserta dari berbagai daerah. Salah satunya adalah Dini Fuadillah Sofyan, alumni Ganesha Operation asal Sumatera Selatan. 

Baca juga: Kerja Sama GO, Disdik, dan Kemenag Jambi Hadirkan Webinar Persiapan Masuk PTN/PTKIN

Dini datang sebagai peserta dan mengaku masih membawa banyak kenangan dari proses belajarnya saat menempuh pendidikan di GO. 

"Meskipun sudah belasan tahun lalu, sampai hari ini saya masih sangat ingat cara mengajarnya, hingga metodenya," ujarnya saat ditemui di sela acara.

Bangun Tim Andal dengan Kepemimpinan Kuat

Prof. Bob membuka materinya dengan penegasan bahwa masa depan usaha, baik kecil maupun besar, sangat ditentukan oleh kualitas manusia yang bekerja di dalamnya. 

Teknologi dan strategi penting, tapi yang menggerakkan perusahaan tetaplah tim yang solid, mampu belajar, dan siap beradaptasi. 

Pengalamannya membangun bisnis pendidikan berskala nasional membuatnya melihat langsung bagaimana pengetahuan, keterampilan, sikap, dan kemampuan berkomunikasi berpengaruh besar pada performa usaha.

Menurutnya, tim yang solid tidak terbentuk secara instan. Pemimpin perlu membuka ruang komunikasi yang rutin dan jujur agar kolaborasi bisa tumbuh. Dari komunikasi lahir saling memahami, keberanian berbagi ide, hingga evaluasi bersama. 

Ia menekankan pentingnya pembagian tugas sesuai kemampuan, pemahaman visi usaha, serta apresiasi yang membuat anggota tim merasa dihargai.

Untuk usaha yang memiliki keterbatasan SDM, Prof. Bob menegaskan bahwa tantangan itu bisa diatasi dengan strategi yang tepat. 

Pemimpin perlu mendorong pembelajaran lintas fungsi, menetapkan prioritas yang berdampak, membangun sistem kerja yang efisien, serta memanfaatkan teknologi. Tim kecil tetap bisa menghasilkan capaian besar bila diarahkan dengan benar.

Pada bagian berikutnya, ia memperkenalkan konsep Powerful Leader, yakni pemimpin yang mampu mengambil keputusan cepat dan tepat di tengah persaingan yang semakin ketat. 

Ada lima unsur yang membentuknya, yakni memberikan arah yang jelas (direction), berani mengambil keputusan (decision), tegas dalam mengeksekusi (decisive), mampu mendelegasikan (delegate), dan menjaga martabat serta nilai kemanusiaan (dignity).

Kepemimpinan ini harus berjalan seiring dengan kualitas tim. Melalui model Human Resource Fitness 5C, Prof. Bob menjelaskan bahwa tim yang "fit" adalah tim yang memiliki karakter kuat, kompetensi relevan, komitmen bertumbuh, kontribusi nyata, dan chemistry yang baik. 

Ketika kelimanya hadir, perusahaan jauh lebih siap menghadapi dinamika dan tekanan bisnis masa depan.

Sosok Prof. Bob sebagai Pemimpin dengan Segudang Prestasi

Kehadiran Prof. Dr. Ir. Bob Foster, M.M. di panggung acara bukan hanya menghadirkan teori dan strategi kepemimpinan, tetapi juga menghadirkan sosok yang sangat dekat dengan realita pelaku usaha.

Kedalaman sudut pandang Prof. Bob tidak lepas dari latar perjalanan akademik dan kariernya. Ia merupakan alumnus Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB), kemudian melanjutkan pendidikan Magister Manajemen di Universitas Padjadjaran (Unpad). 

Gelar doktor pun ia raih dari kampus yang sama dengan pencapaian luar biasa, yaitu nilai straight A dan yudisium cumlaude. 

Konsistensinya dalam dunia pendidikan telah diakui secara luas, termasuk oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pendiri dan pengelola bimbingan belajar terbesar di Indonesia.

Tidak berhenti di sana, kiprahnya juga mendapat apresiasi nasional melalui penghargaan Outstanding Figure in Educational Dedication dari CNN Indonesia Award 2024. 

Dan pada 2025, kembali mendapat pengakuan melalui penghargaan Transformative Leadership in Education & Tutoring Excellence. 

Semua ini memperkuat alasan mengapa banyak pihak menganggap Prof. Bob sebagai sosok yang sangat tepat untuk membahas tema kepemimpinan, terutama dalam konteks membangun tim andal di era kompetisi yang makin ketat.

Sebagai founder sekaligus Direktur Utama Ganesha Operation, yang kini telah tersebar sebanyak 717 outlet di 297 kota yang tersebar ke 26 provinsi di Indonesia, Prof. Bob memimpin organisasi besar tanpa sistem waralaba. 

Semua cabang dikelola secara terpusat untuk memastikan kualitas pendidikan yang merata. Cara Prof. Bob menjaga kualitas dan konsistensi inilah yang menunjukkan betapa seriusnya ia membangun kultur organisasi yang kuat dan manusiawi.

Siap Sukses Tahun 2026!

Acara bertema "Siap Sukses Tahun 2026!" menjadi ruang bersama bagi para pelaku usaha untuk saling berbagi gagasan, pengalaman, dan strategi menghadapi tahun yang penuh tantangan. 

Diselenggarakan oleh salah satu media bisnis nasional di Indonesia, forum ini mempertemukan berbagai sosok di balik perusahaan-perusahaan yang tumbuh pesat.

Pada akhirnya, keberhasilan sebuah usaha tidak hanya bergantung pada ide besar atau strategi pemasaran yang agresif. 

Keberhasilan dibangun dari manusia-manusia yang bekerja di dalamnya, dari cara mereka berkolaborasi, berkomunikasi, dan tumbuh bersama. 

Pesan ini menjadi refleksi penting bagi setiap wirausahawan yang hadir, di mana sebelum mengejar target besar, bangunlah tim yang kuat. 

Karena ketika fondasinya kokoh, apa pun tantangannya dapat ditaklukkan bersama. (*)

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas