Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perkara Warisan Rp1 M, Warga Muratara Sumsel Dibunuh Keponakannya Sendiri

Sengketa warisan Rp1 miliar berujung maut, pria di Musi Rawas Utara tewas ditusuk sepupu sendiri.

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Sugiansyah, pria asal Muratara Sumatra Selatan tewas ditusuk 5 kali saat pantau bangun rumah, Jumat (10/4/2026)
  • Motif dipicu warisan Rp1 miliar dari jual tanah.
  • Pelaku Farij Pardian Mahadrika minta 20 persen namun ditolak oleh korban hingga terjadi penusukan
  • Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nahas nyawanya tidak tertolong
  • Farij sudah ditangkap, pelaku lain masih diburu polisi.

TRIBUNNEWS.COM - Aksi pembunuhan yang dipicu dari warisan kembali terjadi.

Seorang pria bernama Sugiansyah (36) alias Yansyah, warga Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan (Sumsel) dibunuh saat memantau pembangunan rumah barunya di Kota Lubuklinggau, Jumat (10/4/2026).

Aksi pembunuhan ini dipicu oleh warisan senilai Rp1 miliar dari hasil jual tanah.

Korban tewas setelah ditusuk sebanyak lima kali di bagian dadanya.

Yansyah sempat dibawa ke rumah sakit, tapi nahas nyawanya tak tertolong.

Pelakunya sendiri masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

Rekomendasi Untuk Anda

Peristiwa ini mengingatkan bahwa aksi kriminal bisa menimpa siapa saja, bahkan oleh keluarga sendiri.

Uang warisan juga kerap menjadi pemicu konflik hingga memicu tindak kriminal.

Seorang kerabat korban yang enggan disebut namanya menceritakan, peristiwa berdarah ini bermula ketika korban mendapatkan uang warisan senilai Rp1 miliar.

Lalu, pelaku yang juga sepupu korban, Farij Pardian Mahadrika (26) mendengar kabar tersebut.

Merasa masih ada hubungan keluarga dan merasa memiliki hak atas warisan Rp1 miliar, Farij pun meminta bagian 20 persen ke korban.

Baca juga: Update Kasus Pembunuhan di Bali, 5 Pelaku Diamankan, Fakta Ancaman Korban Terkuak

Farij bersama keluarganya, Ariansyah, Ranawati, dan Fedril pun menemui korban untuk meminta bagian.

Namun, korban tak memberikan apa yang diminta oleh pelaku.

Cekcok pun tak terhindarkan hingga tiba-tiba Farij justru menusuk korban sebanyak lima kali.

"Sebelumnya memang pernah ribut karena masalah itulah (warisan). Infonya pelaku minta 20 persen, tak diberi."

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas