UI Buka Prodi Sarjana AI, SIMAK Cara Daftarnya!
Universitas Indonesia buka Prodi Sarjana Kecerdasan Artifisial (AI) berbasis Human-Centric. Siapkan profesional yang inovatif beretika.
Editor:
Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) secara global kini tidak lagi hanya berfokus pada kecanggihan teknologi.
Melainkan mulai mengarah pada pendekatan human-centered AI, yakni pengembangan sistem cerdas yang etis, bertanggung jawab, dan memberi dampak sosial positif.
Di Indonesia, wacana ini juga menguat. Dikutip dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pengembangan AI nasional ditekankan harus berbasis regulasi, tata kelola yang adaptif terhadap keberagaman sosial budaya, serta selaras dengan Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Penguatan ekosistem AI tersebut tidak hanya menyentuh aspek teknologi, tetapi juga riset, kolaborasi lintas sektor, hingga pengembangan talenta yang berakar pada nilai-nilai lokal.
Artinya, AI tidak lagi dipandang sekadar alat otomatisasi, melainkan bagian dari transformasi digital yang harus tetap berpihak pada manusia.
Sejalan dengan hal tersebut, Universitas Indonesia resmi menghadirkan Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial (AI) di bawah naungan Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom UI).
Program ini dirancang untuk mencetak lulusan unggul yang mampu menciptakan solusi teknologi berbasis Human-Centric AI melalui perpaduan AI Modeling dan AI System Engineering, sekaligus menyiapkan profesional yang inovatif, beretika, dan siap memimpin transformasi digital di berbagai sektor global.
Visi dan Fondasi Keilmuan
Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial (Prodiska) Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia dirancang untuk menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik dan profesional dalam pengembangan solusi berbasis AI.
Program ini tidak hanya menekankan penguasaan teknologi, tetapi juga landasan etika, tanggung jawab sosial, serta semangat kebangsaan dalam setiap penerapan inovasinya.
Sebagai disiplin yang menjadi penggerak utama transformasi digital, AI kini berperan dalam berbagai sektor, mulai dari layanan kesehatan, industri, keuangan, pemerintahan, hingga riset ilmiah.
Kehadiran Prodiska menjadi respons atas kebutuhan talenta yang mampu memahami AI tidak hanya sebagai alat komputasi, tetapi sebagai solusi rekayasa yang berdampak luas bagi masyarakat.
Visi yang diusung adalah menjadi program studi sarjana Kecerdasan Artifisial yang unggul di Indonesia dan diakui secara internasional, sekaligus berkontribusi nyata dalam meningkatkan daya saing bangsa pada bidang-bidang strategis terkait AI.
Sejalan dengan visi Universitas Indonesia dan Fasilkom UI, Prodiska berkomitmen membangun sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta mampu menjawab tantangan industri dan kebutuhan masyarakat di era digital.
Baca juga: UI Buka Prodi S1 Kecerdasan Artifisial Mulai Tahun Ajaran 2026/2027, Cek Syarat dan Jalur Masuknya
Kurikulum dan Keunggulan Akademik
Kekuatan kurikulum terletak pada perpaduan antara AI modeling dan AI-based system engineering.
Mahasiswa tidak hanya mempelajari bagaimana merancang model kecerdasan buatan, tetapi juga mengimplementasikannya menjadi sistem nyata yang dapat digunakan dalam berbagai sektor.
Baca tanpa iklan