Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bijak Meminum Kopi agar Jadi Penangkal Penyakit

Kopi menyimpan potensi besar bagi kesehatan asal dikonsumsi secara bijak. Di sisi lain, kopi juga sering disalahkan sebagai pemicu gangguan kesehatan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sri Juliati
zoom-in Bijak Meminum Kopi agar Jadi Penangkal Penyakit
ISTIMEWA/GANESHA OPERATION
ILUSTRASI - Ilustrasi bijak meminum kopi. Kopi menyimpan potensi besar bagi kesehatan asal dikonsumsi secara bijak. Di sisi lain, kopi juga sering disalahkan sebagai pemicu gangguan kesehatan. 

Artinya, kopi bukan musuh Kesehatan justru bisa menjadi sekutu biologis tubuh manusia.

Kesalahan Masyarakat dalam Minum Kopi

Tren kopi kekinian menunjukkan pergeseran makna kopi dari minuman fungsional menjadi minuman pencuci mulut. Inilah beberapa kesalahan paling umum yang sering dilakukan generasi muda:

Pertama, terlalu banyak gula. 

Es kopi susu dengan tambahan gula aren, sirup karamel, atau perisa lainnya sering kali mengandung gula setara bahkan melebihi minuman bersoda. 

Konsumsi gula berlebih secara rutin meningkatkan risiko obesitas, resistensi insulin, dan peradangan kronis. 

Kedua, penggunaan susu skim atau krimer berlebihan. 

Susu skim sering dianggap lebih "sehat", padahal banyak produk skim komersial telah melalui proses tinggi dan kehilangan komponen bioaktif alaminya. 

Rekomendasi Untuk Anda

Krimer nabati juga kerap mengandung lemak trans dan emulsifier yang tidak mendukung kesehatan metabolik jika dikonsumsi rutin.

Ketiga, kopi ultra-proses. 

Kopi instan 3-in-1 atau minuman kopi kemasan umumnya tinggi gula, rendah senyawa polifenol, dan mengandung aditif.

Produk ini jauh dari profil kopi alami yang memberikan manfaat kesehatan.

Keempat, waktu konsumsi yang tidak tepat.

Minum kopi hingga larut malam demi begadang justru mengganggu ritme sirkadian dan kualitas tidur. 

Kurang tidur sendiri merupakan faktor risiko utama penyakit metabolik dan kardiovaskular.

Ironisnya, banyak anak muda merasa "sudah minum kopi" padahal yang dikonsumsi lebih mirip minuman manis berbasis kopi, bukan kopi itu sendiri.

Kunci Utama: Bijak dalam Cara dan Jumlah

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas