Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

UBSI Bawa Entrepreneur Muda ke Kampus, Bangkitkan Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa

"Saat ini eranya kolaborasi, untuk membangun bisnis kita harus bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak," ungkap Kawendra.

UBSI Bawa Entrepreneur Muda ke Kampus, Bangkitkan Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa
IST
Roadshow dan talkshow membedah topik ekonomi kreatif dan kewirausahaan di kampus Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Rawamangun, Jakarta, Senin (18/3/2019). Roadshow ini digelar UBSI bekerja sama dengan Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekrafs) dan Forum Akademisi Indonesia, dengan menghadirkan dua entrepreneur muda, Kawendra Lukistian (tengah) dan Ifath Suwandi (kanan). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Rawamangun, Jakarta, mendorong mahasiswanya memiliki jiwa kewirausahaan tinggi agar menjelang mereka lulus kuliah nanti sudah memiliki konsep bisnis rintisan agar bisa menciptakan pekerjaan untuk diri sendiri pasca menyelesaikan kuliahnya.

Salah satu cara yang dijalankan adalah dengan mendatangkan sejumlah sosok emtrepreur muda ke kampus untuk memberikan pencerahan membagikan pengalaman dan kiat-kiat mereka menjadi wirausahawan muda yang sukses.

Bekerja sama dengan Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekrafs) dan Forum Akademisi Indonesia, UBSI kampus Rawamangun mendatangkan dua entrepreneur muda, Kawendra Lukistian dan Ifath Suwandi. 
Kawendra Lukistian selama ini dikenal sebagai pebisnis sukses di bidang event organizer dalam sebuah sesi talkshow. Sementara, Ifath Suwandi dikenal sebagai pengusaha muda di bidang fashion.

Kawendra yang juga ketua umum Gerakan Ekonomi Kreatif (GeKrafs) ini menuturkan, anak muda saat ini dituntut bisa bekerja cerdas. "Saat ini eranya kolaborasi, untuk membangun bisnis kita harus bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak," ungkap Kawendra.

Dia menambahkan, pengusaha yang sukses adalah yang bisa menjalankan prinsip rahmatan lil alamin. "Harus bisa memberi manfaat kepada banyak orang. Jangan jadi mahasiswa yang habis kuliah pulang, cari relasi, bersosialisasi dengan banyak kalangan. Ikutlah organisasi agar bisa menjalin jaringan," ajaknya di depan ratusan mahasiswa yang memadati ruangan aula lantai empat UBSI Rawamangun.

Kawindra menambahkan, kunci sukses menjalani wirausaha adalah pendampingan, karena tanpa pendampingan akan gugur. ini demi bangun ekosistem. "Tanpa pendampingan mahasiswa bisa down," ungkapnya.

Ifath Suwandi membagikan pengalamannya merintis bisnis fashion. Dia menyatakan, untuk nemulai usaha dari nol memang tidak mudah. "Begitu dapatkan timing-nya tepat, langsung mulai saja," sarannya.

Baca: Update Banjir Bandang Sentani, 77 Orang Tewas, 43 Hilang

I Ketut Martana, Ketua Prodi Administrasi Perkantoran UBSI mengatakan, kegiatan talkshow bersama entrepreneur muda ini merupakanrangkaian kegiatan ulang tahun kampus UBSI yang ke-31, sekaligus merayakan perubahan status BSI dari program diploma menjadi Universitas BSI. 

"Kegiatan acara ini adalah berusaha memberikan inspirasi kepada anak muda menyambut era digital. Generasi muda perlu mendapatkan gambaran tidak hanya dari aspek teoritis apa saja yang terjadi di masyarakat tapi juga berbagi wawasan langsung dari para pelaku usaha yang selama ini aktif di dunia kreatif untuk mendorong mahasiwa mampu berwirausaha," ungkap Ketut.

Kawendra menambahkan, sektor ekonomi kreatif ke depan akan jadi penyumbang PDB terbesar kita meski saat ini kontribusinya baru belasan persen. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas