Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Universiti Putra Malaysia Buka Peluang Kerjasama dengan Perguruan Tinggi di Indonesia

kunjungan itu dapat meningkatkan kerjasama UPM dengan perguruan-perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

Universiti Putra Malaysia Buka Peluang Kerjasama dengan Perguruan Tinggi di Indonesia
HandOut/Istimewa
Satu di antara rangkaian kunjungan civitas Universiti Putra Malaysia ke universitas di Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Universiti Putra Malaysia (UPM) membuka peluang program kerjasama pendidikan dengan perguruan tinggi di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Rangkaian kunjungan delegasi UPM -universitas 159 besar dunia menurut QS World Rangking - di beberapa universitas tersebut mendapat sambutan hangat. 

Dari rangkaian kunjungan, Direktur Np Education UPM, Wahyu menyebut, dihasilakn sejumlah kesepakatan kerjasama.

"Alhamdulillah, dalam program kunjungan yang kami dapat memediasikan kali ini menghasilkan kesepakatan kerjasama di bidang riset , pembuatan jurnal, mobiliti, dan pertukaran mahasiswa diantara UPM dan masing-masing institusi di program S2 dan S3," ungkap Wahyu dalam keterangan tertulis, Rabu (31/7/2019). 

Assoc. Prof. Dr. Norashidah Mohamed Nor, Lecturer/Researcher, Department of Economics, mengungkapkan kunjungan itu dapat meningkatkan kerjasama dengan perguruan-perguruan tinggi yang ada di Indonesia. 

"Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk meningkatkan lagi hubungan kerjasama di antara universitas-universitas di Indonesia dengan UPM," ungkapnya. 

Sementara itu, di tempat terpisah testimoni terhadap kunjungan UPM ditanggapi dengan berbagai pendapat. 

Dekan Fakultas Ekonomi BINUS University, Gatot Soepriyanto SE, Ak., M. Bus., Ph.D, mengapresiasi hal tersebut.

"Karena kita sudah memiliki MOU dengan UPM, kali ini harus ke tahap MOA, kami juga berharap untuk mengirim dosen kami untuk pergi ke Universitas akreditasi AACSB,"  ujarnya.

Adapun, Rektor Universitas Jayabaya, Prof. H. Amir Santosa M.Soc. Sc, Ph.D, mengungkapkan hal serupa. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas