Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Solusi untuk Pendidikan Vokasional di Indonesia

Tak hanya pendidikan vokasional di tingkat SMK, permasalahan pendidikan vokasional di tingkat perguruan tinggi juga perlu segera diselesaikan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Solusi untuk Pendidikan Vokasional di Indonesia
ISTIMEWA/dok
Seminar Pra-Munas KAGAMA XIII bertajuk Pendidikan Bangsa dalam Menyiapkan SDM Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0 di Museum Ranggawarsita Semarang, Kamis 22 Agustus 2019. 

Kegelisahan tentang permasalahan pendidikan vokasional di Indonesia memacu Wikan untuk berinovasi pada Sekolah Vokasi UGM yang ia pimpin.

Mulai tahun ini, pihaknya membuka D4 dan Prodi Sarjana Terapan sebagai terobosan untuk menyiapkan lulusan vokasi yang lebih kompetitif.

Pilihan tersebut menurut Wikan lebih menjanjikan masa depan bagi lulusannya.

Ia mencontohkan, keahlian D4 mengarah pada menemukan atau merekayasa temuan-temuan produk andalan di masa depan, berbeda dengan D3 yang terbatas pada aspek teknis.

“Semua prodi tersebut bersinergi erat dengan industri mitra. Misalnya jurusan Perbankan kita kembangkan bersama Bank Mandiri dan Bank BCA. Teknologi Rekayasa Elektro kita kembangkan bersama PLN,” jelas Wikan.

Wikan menambahkan bahwa pihak SV akan memastikan ada sinergi antara prodi dengan industri. Pengembangan prodi sejak awal sudah dilakukan bersama dengan mitra industri.

Sinergi antara prodi dengan industri ini dilaksanakan melalui pembuatan kurikulum, penyediaan staff pengajar, beasiswa, program magang, ikatan dinas, sertifikasi kompetensi lulusan, hingga lowongan kerja.

Rekomendasi Untuk Anda

Turut hadir dalam acara antara lain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga merupakan Ketua Umum PP KAGAMA, Ketua Kagama Jawa Tengah Suryo Banendro, dan Ketua Asosiasi Dosen dan Guru Vokasi Indonesia Prof. Dr. Susanto.

Seminar Nasional ini merupakan rangkaian pra-Musyawarah Nasional (Munas) XIII KAGAMA pada 15-16 November di Bali.

Rangkaian seminar bakal diadakan di lima kota dan lima pulau (Medan, Balikpapan, Semarang, Manado, dan Bali) dalam bulan Agustus-November 2019.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas