Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Profesional di Bidang Bisnis Harus Memiliki Kemampuan Lebih dari Sekedar Manajemen Konvensional

Para profesional di bidang bisnis perlu memiliki kemampuan lebih dari sekedar manajemen bisnis konvensional

Profesional di Bidang Bisnis Harus Memiliki Kemampuan Lebih dari Sekedar Manajemen Konvensional
ISTIMEWA
Ilustrasi mahasiswa 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peranan AI (Artificial Intelligence) dan IoT (Internet of Things) berkembang pesat dalam dunia bisnis saat ini.

Perubahan tersebut mempengaruhi cara perusahaan menggunakan dan menerjemahkan data, mengenali pasar lebih tajam, meningkatkan customer experience, efisiensi dalam pengelolaan human capital, manajemen dan otomatisasi pekerjaan operasional.

AI dan IoT memunculkan dinamika yang mendorong perusahaan memperoleh insight yang tajam dari data yang tersedia.

Oleh karena itu, para profesional di bidang bisnis perlu memiliki kemampuan lebih dari sekedar manajemen bisnis konvensional.

Tenaga profesional perlu memiliki kemampuan pengelolaan big data dan menerjemahkannya menjadi informasi yang bermakna untuk mendukung penguatan proses bisnis dan mencapai keunggulan bersaing.

Pengetahuan dan keterampilan analitik menjadi penting dalam mendorong peningkatan kinerja berkesinambungan perusahaan maupun memunculkan ide-ide baru yang dapat direalisasikan dalam bentuk tindakan nyata.

Sebagai institusi pendidikan yang senantiasa menyeimbangkan peran dunia akademik dan tuntutan industri, Universitas Prasetiya Mulya menghadirkan program Magister Manajemen in Applied Business Analytics (MMABA).

Baca: Industri AI Tiongkok Diproyeksikan Bernilai USD 30 Miliar Di 2022

Baca: Beredar Larangan Beli Produk Bisnis Putra Jokowi, Kaesang Pangarep Bersyukur : Dapat Promosi Gratis

Baca: Vakum sebagai Aktor, Melvin Giovanie Kini Mendirikan Verbind Films

Program MM selama 16 bulan, dengan pendekatan khusus yang didedikasikan bagi konsultan bisnis masa depan atau profesional dalam bidang business analytics.

“Keterampilan yang diperoleh melalui program MMABA memungkinkan para profesional menjembatani bidang data analytics dan manajemen bisnis, sehingga lulusannya memiliki analisa data yang tajam untuk melandasi suatu keputusan tindakan bisnis,” ujar Prof. Agus W. Soehadi, Ph.D, selaku Dekan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya dalam keterangannya, Rabu (22/1/2020)

“Melalui program ini, peserta belajar dan melengkapi diri mereka dengan pola pikir bisnis yang komprehensif dan sistematik," katanya.

Perkuliahan juga akan diperkaya dengan kehadiran para praktisi dan real case study dari perusahaan di Indonesia maupun multi-national.

Tujuannya untuk memberikan mereka kapabilitas mentransformasi informasi berbasis data menjadi tindakan strategis bisnis yang inovatif.

Baca: Vakum sebagai Aktor, Melvin Giovanie Kini Mendirikan Verbind Films

Baca: Mengenal Artificial Intelligence of Things, Teknologi Terbaru yang Akan Dibenamkan di Ponsel Realme

"Melalui pembelajaran bisnis akademik dan praktis, peserta program menjadi lebih peka dan tanggap dalam menghadapi lingkungan bisnis yang dinamis," katanya. 

Program MMABA mencakup tiga pilar pembelajaran yaitu memahami konsep fundamental manajemen bisnis, membangun kemampuan analitik, serta kemampuan mengaplikasikannya dalam  praktik bisnis.

Dr. Handyanto Widjojo selaku PIC Program MMABA Univesitas Prasetiya Mulya menjelaskan, di akhir program, mahasiswa akan membuktikan kemampuannya dengan melaksanakan improvement project atau mengusulkan ide baru yang didasari oleh penggunaan data yang relevan dan menganalisisnya menjadi landasan keputusan strategis.

Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas