Tribun

Cara Dapat Kuota Internet Gratis untuk Mahasiswa dan Dosen 50GB per Bulan dari Kemdikbud

Kemdikbud memberikan kuota internet gratis untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen. Begini cara mendapatkan kuota 50GB untuk mahasiswa dan dosen.

Penulis: Sri Juliati
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
zoom-in Cara Dapat Kuota Internet Gratis untuk Mahasiswa dan Dosen 50GB per Bulan dari Kemdikbud
Tribunnews/Jeprima
Siswa menggunakan fasilitas WiFi gratis saat mengikuti kegiatan pembelajaran jarak jauh di Balai Warga Kelurahan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2020). Kelurahan Kuningan Barat menyediakan fasilitas jaringan internet atau WiFi gratis yang dapat digunakan pelajar guna meringankan beban orang tua murid terkait kebutuhan kuota internet untuk pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi Covid-19. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberikan kuota internet gratis.

Kuota internet gratis diberikan bagi siswa, guru, mahasiswa, dan dosen dengan besaran yang berbeda.

Untuk siswa akan mendapat kuota internet gratis sebesar 35 GB, sedangkan guru menerima 42 GB.

Sementara mahasiswa dan dosen masing-masing mendapatkan kuota internet sebesar 50 GB.

Kuota internet gratis akan diberikan setiap bulan mulai September hingga Desember 2020.

Pembagian kuota internet gratis tak lain untuk mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19.

Baca: Simak Cara Dapat Kuota Internet Gratis Kemendikbud 4 Bulan (September-Desember 2020)

Baca: Kuota Internet Gratis Kemendikbud 4 Bulan (September-Desember 2020), Simak Cara Mendapatkannya

Lantas, bagaimana cara mendapatkan kuota internet gratis untuk mahasiswa dan dosen?

Diketahui, kuota internet gratis sebesar 50GB untuk mahasiswa hanya akan diberikan kepada mahasiswa aktif.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud, Nizam mengatakan, memastikan, seluruh mahasiswa aktif yang melakukan pembelajaran daring akan mendapatkan bantuan pulsa dari pemerintah.

"Bantuan pulsa rencananya diberikan kepada semua mahasiswa aktif yang mengikuti pembelajaran daring," kata Nizam, dikutip dari Kompas.com.

Terkait skema pemberian bantuan, syarat dan ketentuan untuk mahasiswa yang menerima bantuan tersebut, Ditjen Dikti telah mempersiapkan petunjuk teknisnya (Juknis).

Ada sejumlah persyaratan yang harus dilakukan para mahasiswa dan dosen untuk mendapat bantuan kuota.

Siswa menggunakan fasilitas WiFi gratis saat mengikuti kegiatan pembelajaran jarak jauh di Balai Warga Kelurahan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2020). Kelurahan Kuningan Barat menyediakan fasilitas jaringan internet atau WiFi gratis yang dapat digunakan pelajar guna meringankan beban orang tua murid terkait kebutuhan kuota internet untuk pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi Covid-19.
Siswa menggunakan fasilitas WiFi gratis saat mengikuti kegiatan pembelajaran jarak jauh di Balai Warga Kelurahan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2020). Kelurahan Kuningan Barat menyediakan fasilitas jaringan internet atau WiFi gratis yang dapat digunakan pelajar guna meringankan beban orang tua murid terkait kebutuhan kuota internet untuk pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi Covid-19. (Tribunnews/Jeprima)

Inilah persyaratannya sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari akun Instagram Ditjen Dikti:

- Melakukan pemutakhiran data kontak mahasiswa dan dosen, sesuai dengan surat yang dirilis Ditjen Dikti pada 21 Agustus 2020 tentang Pemutakhiran Data pada PDDIKTI.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas