Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Apa Itu Perdagangan Internasional? Berikut Pengertian Lengkap dengan Teori Menurut Para Ahli

Pengertian perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan antar negara atau lintas negara.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: tribunsolo
zoom-in Apa Itu Perdagangan Internasional? Berikut Pengertian Lengkap dengan Teori Menurut Para Ahli
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Suasana aktivitas bongkar muat peti kemas, Rabu (27/1/2021). Lantas apa itu perdagangan internasional? Berikut pengertian lengkap dengan teori menurut para ahli. 

Perdagangan internasional merupakan perdagangan yang terjadi karena negara memiliki sumber daya yang berbeda. Perdagangan internasional terjadi karena adanya aktivitas produksi barang dalam jumlah besar.

Baca juga: Apa Itu Rantai Makanan? Ini Pengertian, Komponen hingga Contohnya

Baca juga: Pengertian Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna Dilengkapi Contoh Daur Hidup Kupu-kupu

Teori perdagangan internasional menurut para ahli

Dilansir dari situs Binus University, ada empat teori perdagangan internasional, yakni teori ekonomi merkantilisme, teori keunggulan absolut, teori keunggulan komparatif, serta teori Heckscher-Olin (H-O).

- Teori ekonomi Merkantilisme

Merkantilisme berpandangan jika kekayaan suatu negara dihitung dengan emas dan perak. Teori ini beranggapan jika kegiatan ekspor harus dilakukan sesering mungkin dan kegiatan impor dilakukan seminim mungkin, agar negara menjad lebih kuat dan kaya.

Merkantilisme memang membawa keuntungan bagi negara. Namun, juga mendatangkan kerugian dan penderitaan bagi negara penganutnya. Karena mereka mendapat kekayaan dengan menguras sumber daya yang murah.

- Teori keunggulan absolut

Rekomendasi Untuk Anda

Teori ini diperkenalkan oleh Adam Smith (1937). Teori keunggulan absolut beranggapan jika kekayaan suatu negara akan makin bertambah seiring dengan adanya peningkatan keterampilan serta efisiensi tenaga kerja di bidang produksi.

Adam Smith menjelaskan jika suatu negara dapat dikatakan memiliki keunggulan absolut jika negara tersebut memiliki spesialisasi dalam memproduksi komoditi. Kata lainnya adalah produk yang dihasilkan harus berbeda dengan produksi negara lainnya.

- Teori keunggulan komparatif

Teori ini diperkenalkan oleh David Ricardo (1971). Teori ini mengatakan jika perdagangan internasional bisa dilakukan asal negara tidak memiliki keunggulan absolut.

David Ricardo beranggapan jika perdagangan internasional akan lebih menguntungkan jika negara hanya memiliki keunggulan komparatif dari segi harganya.

- Teori Heckscher-Olin (H-O)

Teori ini lebih dikenal dengan nama 'The Proportional Factor Theory'. Teori ini dikemukakan oleh sejarawan ekonomi asal Swedia bernama Eli Heckscher dan Bertil olin, muridnya.

Teori ini mengatakan jika negara yang memiliki faktor produksi tinggi dan biaya produksi murah akan cenderung melakukan ekspor dengan spesialisasi produk.

Sebaliknya, jika negara memiliki faktor produksi langka dan biaya produksi mahal akan cenderung melakukan impor dari negara lain. (*/Faj)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Definisi dan Teori Perdagangan Internasional Menurut Para Ahli".

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas