Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

KUNCI JAWABAN Tema 8 Kelas 5 SD Halaman 8 10 13 Tematik Subtema 1 Pembelajaran 2

Simak inilah kunci jawaban Buku Tematik Tema 8 Kelas 5 SD halaman 8, 10, dan 13 Subtema 1 Pembelajaran 2.

KUNCI JAWABAN Tema 8 Kelas 5 SD Halaman 8 10 13 Tematik Subtema 1 Pembelajaran 2
Buku Tematik Tema 8 Kelas 5 SD
Berikut ini kunci jawaban Buku Tematik Tema 8 Kelas 5 SD halaman 8, 10, dan 13 Subtema 1 Pembelajaran 2. 

2. Siklus air ini terjadi melalui proses penguapan, pengendapan, dan pengembunan. Air dari laut, sungai, dan danau menguap akibat terkena panas dari sinar matahari. Proses penguapan ini disebut evaporasi. Tumbuhan juga mengeluarkan uap air ke udara. Uap air dari permukaan bumi naik dan berkumpul di udara. Lama-kelamaan, udara tidak dapat lagi menampung uap air (jenuh). Proses ini disebut presipitasi (pengendapan). Ketika suhu udara turun, uap air akan berubah menjadi titik-titik air. Titik-titik air ini membentuk awan. Proses ini disebut kondensasi (pengembunan).

Selanjutnya akan turun menjadi hujan. Air hujan akan turun di darat maupun di laut. Setelah itu, sebagian air di sungai dapat menguap kembali. Air sungai yang menguap membentuk awan bersama dengan uap dari air laut dan tumbuhan. Proses siklus air pun terulang lagi. Maka jumlah air di bumi secara keseluruhan cenderung tetap. Hanya wujud dan tempatnya yang berubah.

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 3 Halaman 177 178 179 180 Buku Tematik SD Pembelajaran 4 Subtema 4

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 7 Kelas 6 SD Halaman 105 106 107 109 111 Subtema 3 Pembelajaran 1

Kunci Jawaban Halaman 10

Ayo Membaca

Siklus Air

Manusia selalu membutuhkan air dalam kehidupan sehari-hari. Kegunaan air antara lain untuk keperluan rumah tangga, pertanian, industri, dan untuk pembangkit listrik. Begitu besarnya kebutuhan manusia akan air. Kita bersyukur, air senantiasa tersedia di bumi. Oleh karena itu, manusia seharusnya senantiasa bersyukur kepada Tuhan pencipta alam.

Mengapa air selalu tersedia di bumi? Air selalu tersedia di bumi karena air mengalami siklus. Siklus air merupakan sirkulasi (perputaran) air secara terusmenerus dari bumi ke atmosfer, lalu kembali ke bumi. Siklus air ini terjadi melalui proses penguapan, pengendapan, dan pengembunan. Perhatikan skema proses siklus air berikut ini!

Air di laut, sungai, dan danau menguap akibat panas dari sinar matahari. Proses penguapan ini disebut evaporasi. Tumbuhan juga mengeluarkan uap air ke udara. Uap air dari permukaan bumi naik dan berkumpul di udara. Lama-kelamaan, udara tidak dapat lagi menampung uap air (jenuh). Proses ini disebut presipitasi (pengendapan). Ketika suhu udara turun, uap air akan berubah menjadi titik-titik air. Titik-titik air ini membentuk awan. Proses ini disebut kondensasi (pengembunan).

Titik-titik air di awan selanjutnya akan turun menjadi hujan. Air hujan akan turun di darat maupun di laut. Air hujan itu akan jatuh ke tanah atau perairan. Air hujan yang jatuh di tanah akan meresap menjadi air tanah. Selanjutnya, air tanah akan keluar melalui sumur.

Air tanah juga akan merembes ke danau atau sungai. Air hujan yang jatuh ke perairan, misalnya sungai atau danau, akan menambah jumlah air di tempat tersebut. Selanjutnya air sungai akan mengalir ke laut. Namun, sebagian air di sungai dapat menguap kembali. Air sungai yang menguap membentuk awan bersama dengan uap dari air laut dan tumbuhan. Proses siklus air pun terulang lagi.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas