Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Buku Tematik

Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 SD Halaman 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 Subtema 2

Berikut ini kunci jawaban Tema 9 Kelas 6 SD halaman 107, 108, 109, 110, 111, 112, 113, 114, 115, 116, 117, dan 118.

Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 SD Halaman 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 Subtema 2
Buku Tematik Tema 9 Kelas 6 SD
Berikut ini kunci jawaban Tema 9 Kelas 6 SD halaman 107, 108, 109, 110, 111, 112, 113, 114, 115, 116, 117, dan 118. 

Bagus, Damar, dan Bimo yang melihatnya segera menolong Edo. Bagus memapah Edo menuju kursi. Bagus segera mengambil peralatan P3K di lemari kelas. Luka di dahi Edo segera ia obati.

“Aku akan mengantarmu pulang, Edo,” kata Bagus.

“Terima kasih, Bagus. Aku bisa pulang sendiri, kok,” tolak Edo.

“Emm, kenapa belakangan ini kamu selalu menghindariku, Edo? Apa salahku? Bukankah kita berteman sejak lama?” tanya Bagus.

Edo menunduk. Ia lalu menghela napas.

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 2 SD Halaman 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 Subtema 2

Baca juga: KUNCI JAWABAN Tema 9 Kelas 6 SD Halaman 97 - 105 Buku Tematik: Berkunjung ke Observatorium Bosscha

“Sebenarnya, aku tidak bisa menerima kekalahanku waktu pemilihan ketua kelas. Aku iri kepadamu, Bagus. Sebagian besar teman-teman lebih memilihmu daripada aku. Padahal, sedari dulu aku yang menjadi ketua kelas!” jelas Edo.

“Aku tidak ingin bermaksud menggesermu yang biasa menjadi ketua kelas, Edo. Aku ikut menjadi kandidat ketua kelas karena pilihan teman-teman, termasuk kamu, kan, Do?” kata Bagus.

Edo ingat, waktu itu memang ia yang mengusulkan nama Bagus untuk ikut juga menjadi kandidat. Saat itu, Edo sangat yakin, ia yang akan terpilih menjadi ketua kelas, bukan Bagus.

Bukankah saat itu kita melakukan pemilihan secara terbuka dan jujur, Do? Ingat, kan kata Bu Aneke? Kita harus sportif. Yang tidak terpilih harus berbesar hati mau memberikan kesempatan kepada yang lainnya,” Damar menimpali.

“Bu Aneke juga bilang, dengan bersikap sportif sebetulnya kita sudah menjadi pemenang. Menang karena mampu menunjukkan kebesaran jiwa untuk menerima kekalahan,” tambah Bimo.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas