Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Nadiem: Dana BOS Diprioritaskan untuk Persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Fleksibilitas tersebut, menurut Nadiem, harusnya dapat dimanfaatkan untuk persiapan pembelajaran tatap muka terbatas.

Nadiem: Dana BOS Diprioritaskan untuk Persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
screenshot
Mendikbud Nadiem Makarim 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan Kemendikbud telah memberikan fleksibilitas untuk penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Fleksibilitas tersebut, menurut Nadiem, harusnya dapat dimanfaatkan untuk persiapan pembelajaran tatap muka terbatas.

"Dana BOS sudah diberikan fleksibilitas full untuk sekolah melakukan persiapan tatap muka," ujar Nadiem dalam webinar yang disiarkan channel Youtube FMB9ID_IKP, Kamis (1/4/2021).

Dana BOS tersebut, kata Nadiem, dapat digunakan untuk pengadaan masker, hand sanitizer, thermogun, hingga perbaikan sanitasi.

Mantan CEO Gojek ini mengatakan pada saat ini, seharusnya dana BOS diprioritaskan untuk persiapan pembelajaran tatap muka terbatas.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka, Seluruh SMP di Ponorogo Siap Menerapkan

"Jadinya harusnya prioritas daripada semua dana BOS adalah untuk melaksanakan tatap muka itu. Jadi itu kira-kira persiapannya," tutur Nadiem.

Seperti diketahui, Pemerintah akhirnya memutuskan untuk menggelar pembelajaran tatap muka terbatas untuk para satuan pendidikan di Indonesia.

Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan sekolah wajib menerapkan pembelajaran tatap muka secara terbatas, setelah para pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah tersebut seluruhnya divaksin.

Baca juga: Belajar Tatap Muka di Sekolah Akan Diterapkan, Ini Panduan Cuci Tangan Pakai Sabun

"Setelah pendidik dan tenaga kependidikan di dalam satu sekolah sudah divaksinasi secara lengkap. Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, atau kantor Kemenag mewajibkan ya ya, mewajibkan satuan pendidikan tersebut menyediakan layanan pembelajaran tatap muka terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan," ujar Nadiem dalam konferensi pers virtual, Selasa (30/3/2021).

Keputusan ini ditetapkan melalui Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, Dan Menteri Dalam Negeri Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Berita terkait

Ikuti kami di
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas