Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

KUNCI JAWABAN Tema 9 Kelas 6 SD Halaman 151 153 155 157 Buku Tematik: Planet Dalam dan Planet Luar

Berikut ini kunci jawaban Tema 9 kelas 6 SD halaman 150 151 153 155 157 Buku Tematik Pembelajaran 2 tentang Planet Dalam dan Planet Luar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adya Ninggar P
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in KUNCI JAWABAN Tema 9 Kelas 6 SD Halaman 151 153 155 157 Buku Tematik: Planet Dalam dan Planet Luar
Freepik
ilustrasi belajar online - Simak ulasan soal dan jawaban Buku Tematik Tema 9 Kelas 6 SD tentang Planet Dalam dan Planet Luar 

Aku menghabiskan perjalanan selama 30 menit untuk tiba di suatu tempat. Aku sempat bingung dan bertanya kepada Ayah, mengapa tempatnya seperti itu, tidak seperti yang kubayangkan. Ternyata tempat itu bernama Tugu Khatulistiwa. Kata Ayah, semua benda yang ada di sini tidak memiliki bayangannya karena tugu ini berada tepat di posisi garis lintang 0°.

Semula aku pikir di sini semua benda tidak memiliki bayangan untuk selamanya. Ternyata aku salah! Itu hanya terjadi dua kali dalam setahun. Yaitu setiap tanggal 21 sampai 23 Maret dan tanggal 21 sampai 23 September. Tanggal itu posisi Matahari tepat di atas garis khatulistiwa. Aku jadi ingat buku astronomi yang pernah kita baca bersama dulu, In. Kota Pontianak memang salah satu kota di Indonesia yang dilewati oleh garis khatulistiwa.

In, tahukah kamu siapa yang menemukan titik 0 ini? Konon, posisi garis lintang ini ditemukan pada tanggal 31 Maret 1928 oleh seorang ahli geologi Belanda dalam sebuah ekspedisi internasional. Pada awalnya mereka hanya menandainya dengan membuat sebuah tonggak saja. Namun pada tahun 1938, tonggak itu dibangun oleh Bapak F Silaban, seorang arsitek terkenal Indonesia yang juga ikut merancang dan membangun masjid Istiqlal dan Monumen Nasional (Monas).

Tapi kalau kamu berkunjung ke sini jangan terkecoh ya, In. Sama seperti aku, kupikir tonggak besar yang terlihat dari luar itu adalah tonggak asli yang dibuat oleh Bapak F Silaban itu. Ternyata tugu besar yang ukurannya lima kali lebih besar dari tugu asli itu merupakan penanda saja bahwa di situ terdapat tugu asli. Tugu besar itu merupakan bagian dari kubah pelindung tugu asli yang dibangun pemerintah pada tahun 1990.

Oh, iya. Letak tugu ini ada di Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Siantar, sekitar tiga kilometer dari Kota Pontianak. Makanya, aku hanya mengingatkan, kalau ke Kota Pontianak jangan lupa berkunjung ke tempat ini, ya. Seru juga merasakan hari tanpa bayangan!

In, aku sudahi dulu ceritaku, ya! Sampai jumpa lagi!

Salam manis,

Rekomendasi Untuk Anda

Arika

Ayo Menulis

Pernahkah kamu menulis sebuah surat untuk teman atau saudaramu? atau, pernahkah kamu menceritakan pengalamanmu pada saat berkunjung ke tempat-tempat yang menarik? Cerita fiksi di atas mungkin dapat membantumu mengingatkan pengalaman yang serupa. Lakukanlah kegiatan berikut ini untuk menceritakan pengalamanmu yang hampir sama dengan cerita fiksi di atas.

A. Gambarkan dan jelaskan tentang peristiwa yang terjadi dalam cerita di atas dengan menggunakan diagram di bawah ini

Jawaban:

Tema: Surat Arika kepada Ina yang menceritakan tentang pengalamannya mengunjungi Pontianak.

Tokoh: Arika dan Ina

Latar: Pontianak

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas