Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengenal Peninggalan Buddha di Indonesia: Dari Ajaran hingga Tradisi yang Dilakukan

Berikut adalah pengenalan akan peninggalan agama Buddha di Indonesia dari ajaran hingga tradisi yang dilakukan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mengenal Peninggalan Buddha di Indonesia: Dari Ajaran hingga Tradisi yang Dilakukan
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, menjadi salah satu peninggalan Buddha di Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut adalah peninggalan Buddha di Indonesia dari ajaran hingga tradisi yang dianut sampai sekarang.

Ajaran Buddha memiliki inti yakni Dharma yaitu sejumlah aturan atau kewajiban yang harus dilakukan oleh pengikutnya sebagai bagian dari alam semesta.

Agama Buddha juga memiliki kitab yang bernama Tripitaka serta agama Buddha percaya akan alam semesta yaitu Kamadhatu, Rupadhatu, serta Arupadhatu.

Baca juga: Mengenal Sejarah Masuknya Agama Hindu hingga Peninggalannya di Indonesia

Baca juga: Mengenal Sistem Tata Surya serta Karakteristik Matahari, Bulan, dan Planet-planet

Ajaranya ini merupakan tingkatan dari manusia untuk tentang nafsu di dalam dirinya.

Untuk selengkapnya berikut adalah peninggalan dari agama Buddha dikutip dari Buku Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 5 SD/MI.

1. Ajaran Agama Buddha

Inti ajaran Buddha adalah Dharma, yaitu sejumlah aturan atau kewajiban yang harus dilakukan oleh pengikutnya sebagai bagian dari alam semesta.

Rekomendasi Untuk Anda

Aturan itu bertujuan agar manusia melepaskan diri dari kekangan karma agar mencapai kesempurnaan hidup, yaitu Nirwana.

Proses kehidupan manusia saat ini merupakan kelanjutan kehidupan sebelumnya.

Ini disebut penitisan atau reinkarnasi. Kehidupan dan proses penitisan itu pada dasarnya adalah penderitaan, hukuman, dan karma.

Agar manusia lepas dari penderitaan, hukuman, dan karma, manusia harus berlaku benar, berniat benar, berbicara benar, berusaha benar, dan berkehidupan benar.

Kitab suci agama Buddha adalah ”Tripitaka”.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Insomnia: Pengertian, Faktor Risiko, Gejala, hingga Langkah Pengobatannya

Menurut kepercayaan agama Buddha, alam semesta dibagi tiga, yaitu sebagai berikut.

1. Kamadhatu : Tingkat paling rendah, di mana manusia masih dipengaruhi oleh nafsu yang tidak baik.

Pada tahap ini, manusia tidak ada bedanya dengan binatang buas.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas