Teks Persuasif, Berikut Ciri-ciri dan Contohnya
Tujuan dari paragraf persuasi adalah untuk membujuk pembaca agar mau melakukan sesuatu sesuai dengan yang diinginginkan penulisnya.
Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Garudea Prabawati
TRIBUNNEWS.COM - Teks persuasif merupakan salah satu teks yang bertujuan untuk membujuk orang lain.
Menurut Keraf, persuasi bertujuan untuk meyakinkan seseorang agar melakukan sesuatu yang dihendaki pada waktu sekarang atau pada waktu yang akan datang.
Dalam hal ini media yang digunakan bisa berbentuk tulisan, cetakan atau elektronik.
Jadi, paragraf atau teks persuasi bisa didefinisikan suatu keahlian penulis mengunakan bahasa tulisan untuk menyakinkan pembaca agar percaya kepada penulis.
Dikutip dari Buku Penyuluhan Paragraf Kemdikbud, tujuan dari paragraf persuasi adalah untuk membujuk pembaca agar mau melakukan sesuatu sesuai dengan yang diinginginkan penulisnya.
Agar tujuan tersebut dapat tercapai, maka penulis harus mampu menyampaikan bukti dengan data dan juga fakta pendukung.
Baca juga: Paragraf Narasi: Ciri-ciri, Jenis dan Contoh Paragraf Narasi
Contoh paragraf persuasi yang sering ditemukan di antaranya seperti propaganda yang dilakukan oleh sebuah lembaga atau organisasi.
Bisa pula seperti iklan yang disampaikan untuk menarik perhatian konsumen dan mempromosikan suatu produk.
Ungkapan yang sering ditemui dalam paragraf persuasi berisi ajakan sepeti kata 'Ayo' atau 'Mari'.
Ciri-ciri Teks Persuasi
Menurut Darmawati (2018, hlm. 48-49) ciri utama teks persuasi adalah berusaha menarik, meyakinkan, dan merebut perhatian pembaca.
Ciri-ciri teks persuasi sebagai berikut:
- Penulis memahami bahwa pendirian dan pemahaman pembaca dapat diubah.
- Penulis berusaha menjelaskan dan menarik kepercayaan pembaca.
- Penulis berusaha menciptakan kesepakatan atau penyesuaian melalui kepercayaan penulis dengan pembaca.
- Penulis berusaha menghindari konflik agar kepercayaan tidak hilang dan supaya kesepakatan pendapat tercapai.
- Penulis menampilkan imbauan dan ajakan.
- Penulis berusaha memengaruhi pembaca.
- Penulis menyertakan data dan fakta dalam teks persuasi.
Baca juga: Paragraf Deskripsi: Ciri-ciri, Pola Pengembangan dan Contohnya
Struktur Teks Persuasi
Tim Kementerian dan Kebudayaan Republik Indonesia (2014, hlm. 176) mengatakan, teks persuasi memiliki struktur sebagai berikut.
- Pengenalan isu, yakni berupa pengantar atau penyampaian tentang masalah yang menjadi dasar tulisan atau pembicaranya itu.
- Rangkuman argument, yakni berupa sejumlah pendapat penulis/pembicara terkait dengan isu yang dikemukakan pada bagian sebelumnya. Pada bagian ini dikemukakan pula sejumlah fakta yang memperkuat argument-argumennya itu.
- Pernyataan ajakan, yakni sebagai inti dari teks persuasi yang di dalamnya dinyatakan dorongan kepada pembaca atau pendengarnya untuk melakukan sesuatu. Pernyataan ini mungkin disampaikan secara tersurat ataupun tersirat. Adapun kehadiran argument berfungsi untuk mengarahkan dan memperkuat ajakan-ajakan itu.
- Penegasan kembali atas pernytaan-pernyataan sebelumnya, yang biasanya ditandai oleh ungkapan-ungkapan seperti demikianlah, dengan demikian, oleh karena itulah.
Baca juga: Materi Teks Eksposisi: Pengertian, Ciri-ciri, Struktur, Jenis, hingga Contohnya