Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Active Voice dan Passive Voice: Perbedaan, Kegunaan, dan Contoh

Pada pelajaran bahasa Inggris siswa belajar Active Voice dan Passive Voice. Berikut perbedaan, kegunaan dan contoh Active Voice dan Passive Voice.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Active Voice dan Passive Voice: Perbedaan, Kegunaan, dan Contoh
Pexels.com/ThisIsEngineering
Ilustrasi belajar - Simak perbedaan, kegunaan dan contoh Active Voice dan Passive Voice. 

Passive Voice sering dibedakan dengan penggunaan bentuk kata kerja yang menghubungkan (misalnya, was, had been) diikuti oleh kata kerja lain dalam bentuk past participle (misalnya, "Saya telah diberi kesempatan").

Baca juga: Conjunction dalam Grammar: Definisi, Fungsi, Jenis-jenis, Contoh, dan Cara Penggunaan

Pasisive Voice sering dikritik sebagai bentuk ekspresi yang lemah dan mengelak.

Tapi itu berguna untuk contoh-contoh ketika ingin menekankan fakta dari suatu tindakan yang telah terjadi daripada siapa yang melakukan tindakan tersebut.

Hal ini juga berguna ketika pelaku suatu tindakan (juga dikenal sebagai agen) tidak diketahui.

Contoh Kalimat

Active voice: The kids have cleaned the kitchen.

Passive voice: The kitchen has been cleaned.

Rekomendasi Untuk Anda

Active voice: We found an old car in the woods.

Passive voice: An old car was found in the woods.

(Tribunnews.com/Yurika)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas