Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pesan Pokok dalam Surah Al Falaq Beserta Keutamaan Membacanya

Kandungan pesan pokok dalam Surah Al-Falaq beserta keutamaan saat membacanya. Menjadi perlindungan Allah SWT bagi manusia dari segala bentuk kejahatan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Enggar Kusuma Wardani
Editor: Sri Juliati
zoom-in Pesan Pokok dalam Surah Al Falaq Beserta Keutamaan Membacanya
Freepik
Ilustrasi Al-Quran - Pesan pokok dalam Surah Al-Falaq beserta keutamaan ketika membacanya. Sebagai perlindungan Allah SWT bagi manusia dari segala bentuk kejahatan. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut pesan pokok yang terkandung dalam Surah Al-Falaq beserta keutamaan yang didapat ketika membacanya.

Al-Falaq terkandung dalam Juz 30 serta merupakan surah ke-113 dalam Al-Quran.

Surah Al-Falaq ini terdiri atas lima ayat dan merupakan surah Makkiyah karena diturunkan oleh Allah SWT di Kota Makkah.

Sementara untuk Al-Falaq memiliki arti 'waktu subuh' atau fajar.

Dikutip dari Buku Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas 2 SD Kurikulum Merdeka, dalam Surah Al-Falaq memiliki pesan bahwa manusia meminta perlindungan dari Allah SWT dari segala bentuk kejahatan.

Untuk lebih lengkapnya, berikut pesan pokok pada setiap ayat pada Surah Al-Falaq:

Baca juga: Kumpulan Surat-surat Pendek dalam Al-Quran: An-Nas, Al-Falaq hingga Al-Humazah

Pesan Pokok pada Setiap Ayat Surah Al-Falaq

Rekomendasi Untuk Anda

1. “Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar).”

Arti bacaan pada ayat pertama ini memberikan peringatan kepada kaum muslim untuk selalu berlindung kepada Allah selaku pencipta semua makhluk yang hidup di dunia ini.

Perlindungan tersebut diminta agar para umat muslim dihindarkan segala kejahatan yang disebabkan oleh makhluk-makhluk yang juga diciptakan oleh-Nya.

Dalam ayat pertama ini, Allah memerintahkan kaum muslim untuk isti’adzah atau berlindung hanya kepada Allah semata, tidak kepada yang lainnya.

2. “..dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan”

Arti 'kejahatan' pada ayat ini dapat mengarah pada kejahatan yang dilakukan oleh semua makhluk yang telah Allah ciptakan sebelumnya.

Tak hanya itu, kejahatan tersebut juga bisa berasal dari diri kita sendiri.

Kejahatan ini dapat berupa nafsu dan tipu daya setan untuk melakukan hal-hal yang dilarang oleh-Nya.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas