Proses Pembentukan Urin di Ginjal: Ada 3 Tahapan
Berikut adalah 3 tahapan pembentukan urin di ginjal: tahapan Filtrasi, tahapan Reabsorpsi dan tahapan Augmentasi.
Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Suci BangunDS
TRIBUNNEWS.COM - Proses pertukaran zat di ginjal dapat kita temukan pada tahapan pembentukan urin.
Pertukaran zat dalam pembentukan urin secara efektif dapat membuang sampah metabolisme sekaligus mengembalikan zat-zat yang masih diperlukan tubuh.
Kedua proses tersebut, dapat berlangsung bersamaan karena proses pertukaran zat di ginjal yang adaptif, menyesuaikan perubahan kondisi tubuh terutama kadar air dan zat sisa metabolisme.
Berikut adalah 3 tahapan pembentukan urin di ginjal, dikutip dari Buku Biologi Kelas XI Kurikulum Merdeka:
1. Tahapan Filtrasi
Tahapan filtrasi terjadi di glomerulus.
Penyaringan partikel besar, seperti protein dan sel darah agar tetap berada di pembuluh darah, tidak terbawa ke urin
Tahapan ini dibagi menjadi dua tempat, yakni:
- Tubulus proksimal: Penyerapan kembali zat yang tidak teriltrasi dan masih diperlukan tubuh, seperti glukosa dan asam amino, kembali ke pembuluh darah
- Lengkung henle dan duktus pengumpul: Penyerapan kembali air sesuai dengan perubahan kondisi cairan tubuh.
Reabsorpsi air di duktus pengumpul disebut juga proses sekresi karena diregulasi oleh sekresi hormon
Tahapan ini terjadi di tubulus distal dan duktus pengumpul.
Penambahan zat sisa metabolisme, ion berlebih, dan zat tidak diperlukan lainnya untuk dikeluarkan bersama urin.
Adanya perpindahan zat antara tubulus dan pembuluh darah pada setiap tahapan pembentukan urin menunjukkan proses pertukaran zat sebagai proses penting yang menopang fungsi organ.
Kelainan pada proses pertukaran zat akan mengurangi keberfungsian organ tersebut.
(Tribunnews.com, Widya)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.