Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keberagaman Agama di Indonesia, Mulai dari Islam hingga Konghucu

Inilah keberagaman agama yang ada di Indonesia. Terdapat 6 agama yang diakui secara resmi oleh negara.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Enggar Kusuma Wardani
zoom-in Keberagaman Agama di Indonesia, Mulai dari Islam hingga Konghucu
Freepik
Keberagaman Agama di Indonesia. Terdapat 6 agama yang diakui secara resmi oleh negara, mulai dari Islam hingga Konghucu. 

Di antara hari raya umat Hindu adalah Nyepi, Galungan dan Kuningan, Saraswati, dan Siwaratri.

Rohaniwan Hindu disebut Pandita dan Pinandita.

5. Buddha

Agama Buddha berkembang pesat di wilayah Nusantara (Indonesia) dari India sekitar abad ke-8.

Agama Buddha didasarkan pada kitab suci Tripitaka (Tipitaka).

Tempat ibadah agama Buddha adalah Vihara, Kelenteng, Bio, Candi, Arama, Kuil, dan Cetiya. Hari besar agama Buddha antara lain adalah Magha Puja, Waisak, Asadha, dan Kathina.

Rohaniwan Buddha disebut Bikkhu (Biksu).

Rekomendasi Untuk Anda

6. Khonghucu

Kelenteng Kong Miao, kelenteng yang masih murni Konghucu yang berada di areal TMII, Selasa (21/1/2020).(Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)
Kelenteng Kong Miao, kelenteng yang masih murni Konghucu yang berada di areal TMII, Selasa (21/1/2020).(Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina) (Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Agama Khonghucu sudah tersebar berabad-abad lamanya di wilayah Nusantara (Indonesia) seiring masuknya orang Tionghoa dari daratan Tiongkok.

Kitab suci agama Khonghucu adalah Sishu dan Wujing.

Tempat ibadah umat Khonghucu disebut Kelenteng, Kongmiao, Miao, Litang, Bio, dan Xuetang.

Tahun Baru Imlek, Cap Go Meh, Hari Lahir dan Wafat Nabi Kongzi, serta Qingming merupakan hari besar yang dirayakan umat Khonghucu.

Rohaniwan agama Khonghucu disebut Jiaosheng (Js), Wenshi (Ws), Xueshi (Xs).

Sebagian masyarakat Indonesia menganut Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Ajarannya bersumber dari kearifan lokal bangsa Indonesia.

Penganutnya disebut sebagai penghayat kepercayaan.

Di Indonesia terdapat banyak kelompok Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

(Tribunnews.com/Enggar Kusuma)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas