Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Pelajar Pancasila: Pengertian, 6 Ciri Utama, dan Kegunaannya

Ada 6 Profil Pelajar Pancasila menurut Kemendikbud yakni Berakhlak mulia, Berkebinekaan Global, Mandiri, Bergotong royong, Bernalar kritis, Kreatif.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Profil Pelajar Pancasila: Pengertian, 6 Ciri Utama, dan Kegunaannya
cerdasberkarakter.kemdikbud.go.id
Profil Pelajar Pancasila termuat dalam bahan ajar Profil Pelajar Pancasila yang dirilis pada laman resmi Pusat Penguatan Karakter Kemendikbudristek. Ada 6 Profil Pelajar Pancasila yakni Berakhlak mulia, Berkebinekaan Global, Mandiri, Bergotong royong, Bernalar kritis, Kreatif. 

- Mengenal dan Menghargai Budaya

Mengenali, mengidentifikasi, dan mendeskripsikan berbagai macam kelompok berdasarkan perilaku, cara komunikasi, dan budayanya, serta mendeskripsikan pembentukan identitas dirinya dan kelompok, juga menganalisis bagaimana menjadi anggota kelompok sosial di tingkat lokal, regional, nasional dan global.

- Kemampuan komunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan sesama

Memperhatikan, memahami, menerima keberadaan, dan menghargai keunikan masing-masing budaya sebagai sebuah kekayaan perspektif sehingga terbangun kesalingpahaman dan empati terhadap sesama.

- Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan

Secara reflektif memanfaatkan kesadaran dan pengalaman kebhinekaannya agar terhindar dari prasangka dan stereotip terhadap budaya yang berbeda, sehingga dapat menyelaraskan perbedaan budaya agar tercipta kehidupan yang harmonis antar sesama; dan kemudian secara aktif-partisipatif membangun masyarakat yang damai dan inklusif, berkeadilan sosial, serta berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan.

Baca juga: KBS Fest 2023 Jadi Wadah Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

3. Mandiri

Rekomendasi Untuk Anda

Pelajar Indonesia merupakan pelajar mandiri yaitu pelajar yang bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya.

Terdapat dua elemen kunci mandiri yakni sebagai berikut:

- Kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi

Melakukan refleksi terhadap kondisi dirinya dan situasi yang dihadapi dimulai dari memahami emosi dirinya dan kelebihan serta keterbatasan dirinya, sehingga ia akan mampu mengenali dan menyadari kebutuhan pengembangan dirinya yang sesuai dengan perubahan dan perkembangan yang terjadi.

- Regulasi diri

Mampu mengatur pikiran, perasaan, dan perilaku dirinya untuk mencapai tujuan belajarnya.

4. Bergotong royong

Pelajar Indonesia memiliki kemampuan gotong-royong.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas