Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Skripsi Tidak Lagi Wajib, Begini Tanggapan Mahasiswa UIN Jakarta

Perguruan tinggi kini bisa mengambil syarat kelulusan yang lain selain skripsi, dalam bentuk project base, prototype, dan sebagainya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Skripsi Tidak Lagi Wajib, Begini Tanggapan Mahasiswa UIN Jakarta
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
wisudawan dan wisudawati STIE Ekuitas seusai dilantik dalam acara Wisuda Sarjana dan Ahli Madya Gelombang I Tahun Akademik 2014-2015 di GOR Bank BJB, Jalan Naripan, Kota Bandung, Sabtu (18/4). TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

Di sisi lain, menurut Aini ada jeberapa jurusan yang bersifat praktik dari pada teori. Maka akan lebih efektif tugas akhir disesuaikan dengan jurusan mahasiswa.

Maka alternatif yang bisa diberikan seperti mahasiswa diarahkan ke lapangan atau melakukan observasi yang menunjang skill dan karir mahasiswa kedepannya

Selain Fadila dan Aini, ada Fendra. Mahasiswa yang saat ini tengah berkuliah di salah satu kampus Indonesia. Dia justru tidak mempermasalahkan keberadaan skripsi yang kini tidak lagi diwajibkan.

Baca juga: Syarat Kelulusan Mahasiswa: Skripsi Tak Lagi Jadi Syarat Utama, Tak Wajib Masuk Jurnal untuk S2-S3

"Jujur pribadi tidak mempermasalahkan tentang itu. Karena saya menjalani apa yang saya jalani. Skripsi dihapuskan silakan, tidak dihapuskan silakan. Tidak jadi persoalan," kata Fendra.

Menurutnya, skripsi bagi mahasiswa yang punya kemampuan di bidang kepenulisan menjadi alternatif yang baik sebagai tugas akhir.

Namun bagi mahasiswa yang tidak memberikan dampak begitu besar bisa memilih alternatif lain.

Baca juga: Skripsi Tak Lagi Wajib, Kemendikbudristek Minta Mahasiswa Tidak Terjebak Euforia

"Seperti pengasahan skill agar lebih terasah kedepan. Bisa dipakai di masa yang akan datang pasca kampus. Berkaca ke luar negeri, lebih mengasa soft skill setelah menyelesaikan pendidikan S1," papar Fendra.

Rekomendasi Untuk Anda

Hanya saja, menurut Fendra momok skripsi yang sangat menakutkan perlu dihilangkan. Menurutnya skripsi tetap punya dampak baik buat terlebih di dunia kepenulisan.

"Karena siapa yang bisa menyangkal tulis menulis menjadi dasar yang harus diketahui. Walau tidak semua pekerjaan memakai hal tersebut," pungkasnya.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas