Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 8 Halaman 130 Bab 4: Refleksi

Inilah kunci jawaban Pendidikan Pancasila kelas 8 halaman 130 pada Bab 4 yang berjudul "Melestarikan Budaya Bangsaku".

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 8 Halaman 130 Bab 4: Refleksi
Pendidikan Pancasila kelas 8 halaman 130
Inilah kunci jawaban Pendidikan Pancasila kelas 8 halaman 130 pada Bab 4 yang berjudul "Melestarikan Budaya Bangsaku". 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah kunci jawaban Pendidikan Pancasila kelas 8 halaman 130.

Soal halaman 130 ini berada dalam Bab 4 yang berjudul "Melestarikan Budaya Bangsaku".

Namun, sebelum melihat kunci jawaban Pendidikan Pancasila kelas 8 halaman 130, siswa diharapkan dapat mengerjakan soal secara mandiri.

Buku Pendidikan Pancasila untuk SMP/MTs Kelas 8 ini ditulis oleh Tudi Setiawan, Tia Setiawati, Muhammad Sapei, dan Prayogo.

Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 2 Halaman 43 Kurikulum Merdeka Bab 2: Mari, Berlatih

Refleksi

1. Setelah kalian mempelajari materi Melestarikan Budaya Bangsaku, carilah tiga budaya dari daerah asal kalian.

Lalu, identiikasilah perilakumu yang menunjukkan upaya pelestarian budaya tersebut dan tulis pada kolom realitas perilaku.

Rekomendasi Untuk Anda

Jika perilakumu belum mencerminkan pelestarian budaya, apa rencana kalian untuk bisa berpartisipasi dalam pelestarian budaya daerah kalian? Tulislah dalam rencana perilaku pada tabel berikut.

Jawab:

Berikut tiga contoh budaya yang berasal dari Jawa Tengah.

- Sadranan

Sadranan adalah upacara yang dilaksanakan oleh masyarakat Jawa Tengah dan menjadi reminisensi dari upacara Sraddha Hindu yang dilaksanakan pada zaman dahulu.

Masyarakat Jawa melaksanakan upacara Sadran pada bulan Jawa Islam Ruwah tepatnya sebelum bulan puasa atau pada bulan Ramadan menurut tahun Hijriyah.

Upacara Sadran ini dilaksanakan dengan melakukan ziarah kubur dari makam ke makan dan disertai dengan menabur bunga atau dikenal dengan istilah nyekar.

Tradisi ini tak hanya dijalankan oleh umat Islam saja, melainkan seluruh lapisan masyarakat Jawa dari berbagai latar belakang agama.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas