Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 20 Kurikulum Merdeka: Nama Keluarga

Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 SMP/MTs halaman 20 pada buku Kurikulum Merdeka Bab 1, Kegiatan 8a: Memahami Teks "Nama Keluarga".

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 20 Kurikulum Merdeka: Nama Keluarga
Buku Bahasa Indonesia Kelas 9 Kurikulum Merdeka
Inilah kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 SMP/MTs halaman 20 pada buku Kurikulum Merdeka, Bab 1: Demi Keluarga, Kegiatan 8a: Memahami Teks "Nama Keluarga". 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 SMP/MTs halaman 20 pada buku Kurikulum Merdeka.

Sejumlah soal muncul dalam buku Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 20 Kurikulum Merdeka dalam Bab 1: Demi Keluarga, Kegiatan 8a: Memahami Teks "Nama Keluarga".

Pada halaman 20 buku Bahasa Indonesia kelas 9 Kurikulum Merdeka, siswa diminta menjawab lima soal berdasarkan bacaan "Nama Keluarga."

Soal yang muncul adalah Mengapa tokoh menggunakan nama belakang ibunya, bukan nama belakang ayahnya?

Berikut kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 SMP/MTs halaman 20 pada buku Kurikulum Merdeka:

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 20 Kurikulum Merdeka

Setelah kalian selesai membaca teks "Nama Keluarga", buatlah kelompok diskusi terdiri atas 3—5 orang dan bahaslah pertanyaan berikut ini.

1. Siapa nama tokoh "aku"?

Rekomendasi Untuk Anda

Jawaban: Arifin Chaniago

2. Mengapa tokoh menggunakan nama belakang ibunya, bukan nama belakang ayahnya?

Jawaban: Sebab dia merupakan keturunan keluarga Minangkabau.

Selain itu, dalam kebudayaan Minangkabau, garis keturunan ditetapkan berdasarkan garis keturunan ibu, sehingga marga anak mengikuti marga ibunya.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 9, 10 Kurikulum Merdeka: Menemukan Arti Kata

3. Sebaiknya setiap anak mencantumkan nama keluarganya. Apakah kalian setuju?

Alasan saya adalah ...........

Jawaban: Saya tidak setuju.

Alasan saya adalah karena tidak semua keluarga menganut budaya yang memiliki aturan atau kebiasaan menyertakan nama belakang keluarga.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas