Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Halaman 95 Kelas 10 SMA Kurikulum Merdeka
Inilah Kunci Jawaban mata pelajaran Bahasa Indonesia halaman 95 Kelas 10 SMA/MA, terdapat 4 pertanyaan yang harus siswa jawab.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Tiara Shelavie
TRIBUNNEWS.COM - Inilah Kunci Jawaban mata pelajaran Bahasa Indonesia halaman 95 Kelas 10 SMA/MA.
Berikut kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 95 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi.
Setelah membaca, Hikayat si Miskinada, siswa diminta mengerjakan soal Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 95.
Di halaman 95 buku Bahasa Indonesia kelas X terdapat 4 pertanyaan yang harus siswa jawab.
Selengkapnya, inilah Kunci Jawaban mata pelajaran Bahasa Indonesia halaman 95 Kelas 10 SMA/MA.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Halaman 95 Kelas 10 SMA Kurikulum Merdeka
-
Soal Bahasa Indonesia Halaman 95 Kelas 10 SMA/MA
Setelah kalian membaca cerita dan mengisi tabel di atas, jawablah pertanyaan berikut ini.
1. Apakah penggambaran karakter setiap tokoh memiliki porsi yang sama di dalam cerita? Jika tidak, tokoh mana yang mendapatkan porsi lebih banyak? Jelaskan alasanmu!
2. Adakah keterkaitan antara karakter tokoh dan cara mereka menyelesaikan masalah? Mengapa?
3. Apa yang akan terjadi jika si Miskin tidak jujur menyampaikan kepada istrinya bahwa mempelam yang didapatnya kali pertama berasal dari pasar? Apakah hal tersebut akan sangat memengaruhi cerita?
4. Apakah kalian setuju dengan sikap istri si Miskin yang menolak mempelam yang dibawa suaminya dari pasar? Mengapa?
Baca juga: Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 116: Maksud Potensi Timah Jadi Anugerah Sekaligus Petaka
-
Jawaban Soal Bahasa Indonesia Halaman 95 Kelas 10 SMA/MA
1. Tidak, tokoh utama yang biasanya dijadikan judul dalam teks hikayat memiliki porsi yang lebih banyak.
Atau
Ya, tokoh antagonis dan protagonis mendapat porsi yang sama.
2. Ada keterkaitan antara karakter tokoh dan cara mereka menyelesaikan masalah. Seseorang akan menyelesaikan masalah sesuai dengan karakternya. Tentu berbeda antara orang yang penyabar dan pemarah dalam menyelesaikan masalah.
3. Istri si Miskin tidak akan membujuk kembali suaminya agar pergi ke istana dan meminta mempelam ke raja. Cerita tentu akan berubah.
Baca tanpa iklan