Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kunci Jawaban IPA Kelas 7 Halaman 235: Hitung Ukuran Matahari jika Bumi Berdiameter 1 MM

Simak inilah kunci jawaban IPA kelas 7 halaman 235 Kurikulum Merdeka yang terdapat tugas Mari Uji Kemampuan Kalian.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Kunci Jawaban IPA Kelas 7 Halaman 235: Hitung Ukuran Matahari jika Bumi Berdiameter 1 MM
Canva/Tribunnews.com
KUNCI JAWABAN IPA - Grafis ini dibuat melalui Canva pada Jumat (5/9/2025). Berikut kunci jawaban IPA kelas 7 halaman 235 Kurikulum Merdeka, yang memuat lima soal pada Mari Uji Kemampuan kalian. 

Jarak di luar angkasa begitu besar sehingga kilometer tidak digunakan untuk mengukurnya, melainkan menggunakan ukuran tahun cahaya. Satu tahun cahaya adalah jarak yang ditempuh seberkas cahaya dalam satu tahun, atau 365 hari Bumi. Cahaya bergerak dengan kecepatan 300.000 kilometer per detik (km/detik).

3. Berapa waktu yang dibutuhkan cahaya untuk menempuh jarak dari Matahari ke Bumi?

4. Berapa waktu yang dibutuhkan cahaya untuk menempuh jarak dari Bumi ke Mars?

5. Gambarkan bentuk yang teramati dari Bumi ketika:

a. Gerhana Matahari sebagian
b. Gerhana Matahari cincin

Pembahasan Jawaban

1. Untuk menjawab ini, kita perlu membandingkan diameter Matahari dan Bumi.

Diameter Bumi = 12.742 km

Rekomendasi Untuk Anda

Diameter Matahari = 1.392.000 km

Rasio perbandingan diameter Matahari terhadap Bumi adalah:

Diameter Matahari/Diameter Bumi = 1.392.000 km/12.742 = 109

Jadi, jika diameter Bumi adalah 1 mm, maka diameter Matahari adalah:

109 × 1 mm = 109 mm (10,9 cm)

Sehingga, ukuran Matahari yang sesuai dengan skala tersebut adalah sekitar 109 mm atau 10,9 cm.

2. Jarak suatu benda langit dari Matahari memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kondisinya, terutama dalam menentukan apakah benda tersebut berpotensi menopang kehidupan.

Pengaruh utama dari jarak tersebut adalah:

  • Suhu Permukaan: Ini adalah pengaruh paling langsung. Semakin dekat suatu benda langit dengan Matahari, semakin banyak energi panas yang diterimanya, sehingga suhunya semakin tinggi. Sebaliknya, semakin jauh, suhunya semakin dingin. Suhu yang ekstrem (terlalu panas atau terlalu dingin) akan membuat air dalam wujud cair tidak dapat bertahan, padahal air adalah unsur penting bagi kehidupan yang kita kenal.
  • Keberadaan Air Cair: Jarak yang ideal dari Matahari dikenal sebagai "zona layak huni" (habitable zone). Di zona ini, suhu permukaan planet tidak terlalu panas untuk menguapkan air, juga tidak terlalu dingin untuk membekukan air, sehingga air dapat berada dalam wujud cair.
  • Komposisi Atmosfer: Suhu yang sangat tinggi pada planet yang dekat dengan Matahari dapat menyebabkan gas-gas penyusun atmosfer "menguap" dan lepas ke luar angkasa. Sebaliknya, planet yang terlalu dingin mungkin memiliki atmosfer yang membeku.
Sesuai Minatmu
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas