Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Hal 12: Q.S. Aḍ-Ḍuḥā
Simak berikut merupakan kunci jawaban Pendidikan Agama Islamkelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 12 bab 1: Q.S. Aḍ-Ḍuḥā
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Bobby Wiratama
Pesan utama dari Surah Aḍ-Ḍuḥā adalah penghiburan bagi Nabi Muhammad SAW ketika wahyu sempat terhenti dan beliau merasa sedih serta khawatir bahwa Allah telah meninggalkannya.
Melalui ayat-ayat pertama, Allah menegaskan bahwa Dia tidak pernah meninggalkan dan tidak membenci Nabi-Nya.
Pesan ini berlaku untuk semua orang beriman — bahwa ketika seseorang merasa gelap dan sepi dalam hidupnya, Allah tetap ada dan memperhatikannya, meski pertolongan-Nya belum tampak.
- Masa Depan yang Lebih Baik Akan Datang
Ayat 4–5 menyampaikan janji Allah bahwa masa depan (akhir) akan lebih baik daripada masa lalu.
Hal ini mengajarkan bahwa setiap ujian dan kesulitan akan diganti dengan kemudahan dan keberkahan, selama seseorang tetap sabar dan beriman.
Pesan ini menanamkan optimisme hidup, agar manusia tidak berputus asa dan selalu yakin akan kebaikan yang telah Allah siapkan.
- Pengingat atas Nikmat dan Pertolongan Allah di Masa Lalu
Allah mengingatkan Nabi Muhammad SAW bahwa sejak kecil beliau telah mendapat penjagaan-Nya — meskipun yatim, Allah memberi perlindungan dan kasih sayang melalui orang-orang sekitarnya.
Pesan ini mengajarkan kita untuk mengingat nikmat dan pertolongan Allah yang telah diberikan sebelumnya, karena dengan mengingatnya, hati menjadi lebih tenang dan bersyukur dalam menghadapi ujian baru.
- Dorongan untuk Peduli dan Berbuat Baik kepada Sesama
Pada ayat 9–10, Allah memerintahkan agar kita tidak menindas anak yatim dan tidak menghardik orang yang meminta-minta.
Pesan ini menanamkan nilai empati sosial dan tanggung jawab kemanusiaan.
Islam mengajarkan bahwa keimanan tidak hanya diukur dari ibadah ritual, tetapi juga dari kepedulian terhadap sesama, terutama yang lemah dan membutuhkan.
Anjuran untuk Bersyukur dan Menyebarkan Kebaikan
Ayat terakhir (ayat 11) mengandung perintah agar manusia menceritakan nikmat-nikmat Allah, bukan untuk berbangga diri, melainkan sebagai bentuk syukur dan pengingat bagi orang lain bahwa Allah Maha Pemurah.
Dengan bersyukur, seseorang akan lebih mudah melihat sisi positif dalam hidup dan lebih semangat menebarkan manfaat bagi orang lain.
*) Disclaimer:
- Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.
- Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.
(Tribunnews.com/Namira)
Baca tanpa iklan