Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kunci Jawaban Modul 2.5 Keterampilan Interpersonal Bagian 2 PINTAR Kemenag 26-30 November 2025

Simak kunci jawaban PINTAR Kemenag Modul 2.5 Keterampilan Interpersonal Bagian 2, pelatihan 26 - 30 November 2025.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kunci Jawaban Modul 2.5 Keterampilan Interpersonal Bagian 2 PINTAR Kemenag 26-30 November 2025
Tangkapan Layar pintar.kemenag.go.id
PELATIHAN PINTAR KEMENAG - Kunci Jawaban dari modul Pelatihan Soft Skill bagi Penyuluh Agama diambil dari laman resmi pintar.kemenag.go.id pada Rabu (26/11/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Soal dan kunci jawaban tentang Keterampilan Interpersonal adalah materi pelatihan mandiri bersertifikat Kementerian Agama (Kemenag) di platform PINTAR Kemenag.

Kementerian Agama mengadakan pelatihan PINTAR Kemenag dengan berbasis MOOC (Massive Open Online Course) secara online.

Pelatihan PINTAR Kemenag akan dilaksanakan pada 26-30 November 2025.

Pelatihan Soft Skill bagi Penyuluh Agama termasuk dalam salah satu pelatihan PINTAR Kemenag yang saat ini dibuka.

Soal dan kunci jawaban pada Modul 2.5 Keterampilan Interpersonal Bagian 2 dalam artikel ini adalah materi Pelatihan Soft Skill bagi Penyuluh Agama dari Kementerian Agama (Kemenag) di Platform PINTAR Kemenag.

Sebelum mengerjakan soal latihan Pelatihan Soft Skill bagi Penyuluh Agama di platform https://pintar.kemenag.go.id/, peserta dapat belajar terlebih dahulu materinya.

Terdapat beberapa soal yang harus diselesaikan oleh para peserta.

Rekomendasi Untuk Anda

Berikut soal dan kunci jawaban pada Modul 2.5 Keterampilan Interpersonal Bagian 2.

Baca juga: Kunci Jawaban Modul 2.3 Komunikasi Efektif Bagian 3 PINTAR Kemenag 26-30 November 2025

Kunci Jawaban Modul 2.5 Keterampilan Interpersonal Bagian 2 PINTAR Kemenag

1. Suatu organisasi yang sedang mengalami konflik dalam aktivitasnya menunjukan ciri ciri sebagai berikut

A Terdapat berbagai perbedaan pendapat dan pertentangan antar individu atau antar kelompok, dan bahkan antar individu dengan kelompok

B Terdapat perselisihan dalam rangka mencapai tujuan yang disebabkan adanya perbedaan persepsi dalam menafsirkan program organisasi.

C Jawaban benar semua

D Terdapat pertentangan norma dan nilai nilai individu maupun kelompok

Kunci Jawaban: C Jawaban benar semua

2. Di bawah ini yang berpotensi menyebabkan terjadinya konflik sosial adalah

A Berasal dari satu daerah

B Kesamaan tujuan

C Latar belakang sosial yang sama

D Perbedaan kepentingan

Kunci Jawaban: D Perbedaan kepentingan

3. Penyebab terjadinya perbedaan motivasi pada diri masing masing orang dikarenakan

A Adanya perbedaan kebutuhan

B Masing masing orang berbeda karakternya

C Ada perbedaan logis, rasa aman, kasih sayang, harga diri dan aktualisasi diri

D Berbeda mental dan kebutuhan

Kunci Jawaban: C Ada perbedaan logis, rasa aman, kasih sayang, harga diri dan aktualisasi diri

4. Salah satu tantangan dalam memotivasi orang lain adalah

A Orang lain tidak mau mendengarkan kita

B Kita tidak memahami motivasi orang lain

C Orang lain tidak memiliki motivasi

D Orang lain tidak memiliki tujuan yang jelas

Kunci Jawaban: B Kita tidak memahami motivasi orang lain

5. Seorang pemimpin yang efektif dalam mengelola konflik adalah

A Pemimpin yang dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi penyelesaian konflik

B Pemimpin yang dapat menyelesaikan konflik dengan cara yang adil dan bijaksana

C Pemimpin yang dapat memahami penyebab konflik dan mencari solusi yang tepat

D Semua jawaban benar

Kunci Jawaban: D Semua jawaban benar

6. Penyebab konflik secara umum adalah

A Perbedaan Ras

B Perbedaan Budaya

C Perbedaan pendapat

D Perbedaan kepentingan

Kunci Jawaban: D Perbedaan kepentingan

7. Langkah pertama dalam mengelola konflik.....

A Menerapkan solusi yang telah disepakati

B Mendengarkan kedua belah pihak

C Mencari solusi yang saling menguntungkan

D Menentukan penyebab konflik

Kunci Jawaban: B Mendengarkan kedua belah pihak

8. Konflik seseorang dengan dirinya sendiri disebut.

A Konflik intrapersonal

B Konflik interpersonal

C Konflik antar individu

D Konflik intern

Kunci Jawaban: A Konflik intrapersonal

9. Tujuan pengelolaan konflik adalah

A Mencapai kesepakatan

B Menghilangkan konflik

C Mengurangi intensitas konflik

D Semua jawaban salah

Kunci Jawaban: C Mengurangi intensitas konflik

10. Penyuluh Agama dalam melaksanakan tugas dan fungsinya ada tiga hal penting yang perlu dikelola, kecuali

A Emosi

B Konflik

C Memotivasi

D Perdebatan

Kunci Jawaban: D Perdebatan

Demikian kunci jawaban soal pelatihan 2.5 Keterampilan Interpersonal Bagian 2 PINTAR Kemenag.

Baca juga: Kunci Jawaban Modul 3.22 Aduan dan Temuan, PINTAR Kemenag

Pelatihan PINTAR Kemenag

Peserta wajib mendaftar dan melakukan pelatihan sampai selesai secara mandiri.

 Pelatihan dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun sesuai dengan kebutuhan peserta selama masih dalam periode pelaksanaan pelatihan.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi penyuluh agama khususnya soft skill penyuluh agama agar dapat dapat berinteraksi secara efektif dengan masyarakat binaannya.

Penyuluh agama memainkan peran penting dalam masyarakat, yaitu memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat.

Dalam menjalankan tugasnya, penyuluh agama sering kali berinteraksi dengan berbagai kalangan masyarakat dengan latar belakang yang berbeda-beda. 

Oleh karena itu, penyuluh agama membutuhkan soft skill yang mumpuni untuk dapat menjalankan tugasnya secara efektif dan efisien. 

Dengan memiliki soft skill yang mumpuni, penyuluh agama dapat menjalankan tugasnya dengan lebih efektif dan efisien, serta dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. 

Baca juga: Kunci Jawaban Modul 3.16 Tugas dan Fungsi Pejabat Fungsional Pengawas JPH - Bagian 2, PINTAR Kemenag

Persyaratan

1. PNS Kemenag dan Non-PNS Kemenag 

2. Syarat Pangkat/Golongan Ruang : Semua

3. Syarat Jenis Kelamin : Semua

4. Syarat Pendidikan Umum : Semua

Tujuan Pelatihan

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi penyuluh agama khususnya soft skill penyuluh agama agar dapat dapat berinteraksi secara efektif dengan masyarakat binaannya.

*) Disclaimer: 

Jawaban dalam artikel ini hanya sebagai referensi untuk mengerjakan soal pada pelatihan PINTAR Kemenag.

(Tribunnews.com/Oktavia WW)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas