Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Program Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis LPDP 2026 Dibuka, Ini Syarat, Cara Daftar dan Jadwalnya

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka Beasiswa LPDP Fellowship Dokter Spesialis untuk tahun 2026.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Program Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis LPDP 2026 Dibuka, Ini Syarat, Cara Daftar dan Jadwalnya
Instagram @lpdp_ri
BEASISWA LPDP 2026 - Tangkapan layar Instagram @lpdp_ri pada Selasa (6/1/2026). Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka Beasiswa LPDP Fellowship Dokter Spesialis untuk tahun 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Beasiswa LPDP Fellowship Dokter Spesialis 2026 membuka kesempatan bagi dokter spesialis Indonesia untuk meningkatkan kompetensi profesional dan mendukung pemerataan layanan kesehatan di seluruh negeri.
  • Tahun ini, pendaftaran dibuka menjadi tiga tahap pada 1–12 Januari, 1–12 Maret, dan 1–12 Mei 2026.
  • Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman beasiswalpdp.kemenkeu.go.id.

TRIBUNNEWS.COM - Beasiswa LPDP Fellowship Dokter Spesialis merupakan salah satu program unggulan pemerintah Indonesia yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, khususnya dokter spesialis.

Program ini dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, dan dirancang untuk memberikan kesempatan bagi dokter spesialis Indonesia mengikuti program fellowship atau pendidikan tambahan yang menekankan peningkatan kompetensi dan keterampilan profesional. 

Beasiswa ini juga diharapkan membantu pemerataan layanan kesehatan spesialistik di seluruh Indonesia, dengan cara mempersiapkan dokter spesialis yang siap memberikan kontribusi nyata di rumah sakit pengusul setelah menyelesaikan program.

Beasiswa Dokter Spesialis LPDP 2026 terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berprofesi sebagai dokter spesialis, memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) yang masih berlaku. 

Pendaftar dapat berasal dari kalangan PNS maupun non-PNS. 

Program ini menyediakan skema pendidikan baik di dalam negeri maupun luar negeri, dengan durasi studi yang fleksibel mulai dari 3 hingga 24 bulan tergantung tujuan dan jenis program.

Mengutip dari Instagram @lpdp_ri, pendaftaran Beasiswa LPDP Dokter Spesialis dibuka tiga tahap sepanjang tahun 2026.

Rekomendasi Untuk Anda

Tahap 1, dibuka mulai 1-12 Januari 2026, kemudian tahap 2, dibuka mulai 1-12 Maret 2026 dan tahap 3 dibuka mulai 1-12 Mei 2026.

Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id. 

Pendaftar wajib mengunggah dokumen persyaratan yang lengkap dan melakukan submit aplikasi untuk mendapatkan kode registrasi.

Syarat Umum Beasiswa Dokter Spesialis LPDP 2026

Baca juga: Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).

2. Berprofesi aktif sebagai Dokter PNS atau Dokter Non-PNS.

3. STR:

  • Dokter Spesialis → memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter Umum.
  • Dokter Subspesialis → memiliki STR Dokter Spesialis.
  • STR diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) dan masih berlaku.

4. Lulusan luar negeri:

  • Melampirkan hasil penyetaraan ijazah dari Kemdikbudristek atau Kemenag.
  • Melampirkan hasil konversi IPK sesuai lembaga yang berwenang.
  • Jika penyetaraan atau konversi belum terbit, lampirkan tangkapan layar ajuan yang menampilkan identitas pendaftar.

5. Pendaftar sedang studi (on going):

Program tujuan dan perguruan tinggi harus berbeda dengan yang sedang ditempuh.

Setelah lulus seleksi substansi, wajib membuat surat pengunduran diri dari program studi sebelumnya dan menyerahkan ke LPDP dalam 14 hari.

6. Bagi yang telah menyelesaikan studi:

  • Lulus program magister/doktor → boleh mendaftar program Dokter Spesialis/Subspesialis.
  • Lulus pendidikan Dokter Spesialis → tidak boleh mendaftar Dokter Spesialis lagi.
  • Lulus pendidikan Dokter Subspesialis → tidak boleh mendaftar Subspesialis lagi.

7. Pendaftar yang pernah tidak menyelesaikan studi:

Boleh mendaftar di jenjang yang sama dengan melampirkan surat pemberhentian resmi dari perguruan tinggi.

8. Surat rekomendasi:

Dari Pimpinan/Direktur rumah sakit yang diterbitkan maksimal 1 tahun sebelum pendaftaran.

Bagi PNS/CPNS, TNI, POLRI:

  • Melampirkan surat usulan atau rekomendasi dari pejabat berwenang (Eselon II, Mabes TNI/POLRI, atau kementerian terkait).
  • Pemilihan perguruan tinggi dan kelas:
  • Memilih program studi dan perguruan tinggi sesuai ketentuan LPDP.
  • Beasiswa hanya untuk kelas reguler (tidak berlaku untuk kelas eksekutif, khusus, karyawan, jarak jauh, internasional, atau kelas multi-negara).

9. Pernyataan dan profil:

Menyetujui surat pernyataan LPDP.

Mengisi profil diri, riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan, rencana pasca studi, kontribusi di Indonesia, publikasi ilmiah, prestasi, dan pengalaman organisasi.

Syarat Khusus Beasiswa Dokter Spesialis LPDP 2026

Batas usia:

  • Pendaftar maksimal 35 tahun pada 31 Desember 2026.
  • Jika sudah memiliki LoA Unconditional: mengikuti ketentuan usia program studi tujuan.

Ijazah:

  • Mengunggah ijazah profesi dokter dan transkrip nilai (IPK minimal 3,00/4,00 untuk S1/profesi dokter).

Kemampuan bahasa Inggris:

  • Sertifikat TOEFL/IELTS/PTE yang berlaku 2 tahun terakhir:
  • TOEFL ITP ≥ 475, TOEFL iBT ≥ 57, IELTS ≥ 5.5, PTE Academic ≥ 43.
  • Jika sudah memiliki LoA Unconditional → sertifikat bahasa Inggris tidak wajib.

STR:

  • Mengunggah STR Dokter Umum yang masih berlaku.
  • Menandatangani surat kuasa untuk pengambilan STR Dokter Spesialis setelah lulus.

Persetujuan keluarga:

Mengunggah surat persetujuan dari suami/istri/orang tua/wali untuk ditempatkan di seluruh Indonesia sesuai kebutuhan nasional.

Dokumen yang Diunggah

  • Surat penerimaan program Fellowship dari Unit Penyelenggara
  • Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter Spesialis yang yang masih berlaku
  • Surat Izin Praktik (SIP) Dokter Spesialis yang masih berlaku di Rumah Sakit Pengusul
    Esai rencana kerja
  • Transkrip Nilai jenjang Profesi Dokter Spesialis (scan asli/legalisasi)
  • Surat rekomendasi dari Pimpinan Rumah Sakit Pengusul (Direktur)
  • Surat usulan mengikuti beasiswa LPDP sekurang-kurangnya dari Pejabat Eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU/POLRI untuk pendaftar dari PNS/TNI/POLRI

Cara Daftar Beasiswa LPDP

Pendaftaran dilakukan secara online melalui: https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Berikut caranya:

  • Melengkapi data diri dan rencana studi
  • Mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan
  • Submit aplikasi untuk mendapatkan kode registrasi

Pendaftar yang sudah memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional wajib memilih satu perguruan tinggi tujuan sesuai LoA. Jika belum memiliki LoA, dapat memilih satu program studi yang sama di tiga perguruan tinggi tujuan LPDP.

Skema dan Durasi Program

Beasiswa ini memiliki fleksibilitas durasi studi, baik di dalam maupun luar negeri:

  • Dalam Negeri: 6–24 bulan
  • Luar Negeri: 3–24 bulan

Setelah menyelesaikan studi, penerima beasiswa wajib berkontribusi di rumah sakit pengusul selama 3 kali masa fellowship (3N).

Komponen Dana Beasiswa

Beasiswa LPDP Dokter Spesialis mencakup dana pendidikan dan pendukung, antara lain:

  • Dana pendidikan: SPP, tunjangan buku, penelitian tesis/disertasi, seminar dan publikasi internasional
  • Dana pendukung: transportasi, asuransi kesehatan, tunjangan hidup bulanan, kedatangan, keadaan darurat, dan tunjangan keluarga
  • Dana tambahan: pelatihan kursus wajib, ujian keterampilan, uji kompetensi, termasuk akomodasi dan transportasi selama pelatihan

Jadwal Seleksi 2026

Beasiswa dibuka setiap dua bulan sekali. Berikut jadwal seleksi:

Periode Januari-Februari

  • Pendaftaran: 1–12 Januari 2026
  • Seleksi Administrasi: 13–20 Januari 2026
  • Pengumuman Administrasi: 21 Januari 2026
  • Perbaikan Dokumen: 21–24 Januari 2026
  • Pengumuman Perbaikan: 30 Januari 2026
  • Seleksi Substansi: 2–6 Februari 2026
  • Pengumuman Hasil Substansi: 13 Februari 2026
  • Perkuliahan Paling Cepat: Maret 2026

Periode Maret-April

  • Pendaftaran: 1–12 Maret 2026
  • Seleksi Administrasi: 13–26 Maret 2026
  • Pengumuman Administrasi: 27 Maret 2026
  • Perbaikan Dokumen: 27–30 Maret 2026
  • Pengumuman Perbaikan: 6 April 2026
  • Seleksi Substansi: 6–10 April 2026
  • Pengumuman Hasil Substansi: 15 April 2026
  • Perkuliahan Paling Cepat: Mei 2026

Periode Mei-Juni

  • Pendaftaran: 1–12 Mei 2026
  • Seleksi Administrasi: 13–21 Mei 2026
  • Pengumuman Administrasi: 22 Mei 2026
  • Perbaikan Dokumen: 22–25 Mei 2026
  • Pengumuman Perbaikan: 3 Juni 2026
  • Seleksi Substansi: 4–10 Juni 2026
  • Pengumuman Hasil Substansi: 15 Juni 2026
  • Perkuliahan Paling Cepat: Juli 2026

(Tribunnews.com/Farra)

Artikel Lain Terkait Beasiswa LPDP

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas