Idealis atau Realistis di SNBP 2026? Cari Tahu Jurusan yang Cocok Untukmu
Peserta SNBP tidak perlu bingung dalam memilih jurusan kuliah. Pilih idealis atau realistis di SNBP 2026? Cari tahu jurusan yang cocok untukmu.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 telah dibuka.
Ada tiga jalur masuk SNPMB yang dibuka yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan jalur mandiri.
Jalur SNBP dibuka untuk siswa eligible dan memenuhi syarat yang termasuk dalam daftar kuota sekolah.
Siswa yang termasuk dalam daftar tersebut dapat mendaftar SNBP 2026 dan memilih jurusan kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang diinginkan.
Memilih jurusan kuliah sebaiknya tidak asal-asalan karena ini akan menentukan bagaimana calon mahasiswa akan menjalani perkuliahan.
Selain itu, jurusan kuliah juga dapat membuka peluang lebih besar untuk bekerja di sektor yang diinginkan.
Saat ini, SNPMB 2026 tiba pada tahapan pendaftaran jalur SNBP yang berlangsung pada 3-18 Februari 2026.
Tribunnews bersama Skolla akan berbagi tips dalam menentukan jurusan kuliah secara realistis untuk calon peserta SNBP 2026 dan cara mengecek peluang lolos SNBP ke jurusan tersebut.
Cara Memilih Jurusan yang Realistis
Banyak siswa memilih jurusan kuliah dengan beragam alasan, mulai dari mengejar prospek karier, rasa penasaran terhadap bidang ilmu tertentu, hingga mengikuti saran orang tua.
Namun, apa pun alasannya, memilih jurusan kuliah bukan keputusan sepele karena diperlukan pertimbangan matang agar pilihan tersebut benar-benar sesuai dengan minat, kemampuan, dan tujuan masa depan.
Baca juga: Pendaftaran SNBP Resmi Dibuka, Simak Daya Tampung Penerimaan Mahasiswa Baru UPI Tahun 2026
1. Pertimbangkan minat, bakat dan tujuanmu
Setiap siswa perlu mengetahui minat dan bakat yang ia miliki.
Misalnya, seseorang yang berbakat di bidang olahraga, dapat mempertimbangkan untuk memilih jurusan Pendidikan Jasmani, Ilmu Olahraga, Gizi Olahraga, atau lainnya.
Selain itu, pastikan kamu mengetahui tujuanmu memilih jurusan tersebut, misalnya karena kamu mengincar profesi/pekerjaan tertentu.
Misalnya, kamu ingin menjadi seorang Psikolog, maka sebaiknya kamu memilih jurusan Psikologi.