Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kuliah Nggak Harus Pindah Negara, Ini yang Dilakukan Universitas Terbuka di Dili

Dari Dili, Universitas Terbuka (UT) menegaskan satu pesan penting: pendidikan mampu melampaui batas negara dan menjangkau lebih banyak orang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Content Writer
zoom-in Kuliah Nggak Harus Pindah Negara, Ini yang Dilakukan Universitas Terbuka di Dili
Istimewa
UT KE TIMOR-LESTE - Dari Dili, Universitas Terbuka (UT) menegaskan satu pesan penting: pendidikan mampu melampaui batas negara dan menjangkau lebih banyak orang. Kunjungan kerja UT ke Timor-Leste pada 2–5 Februari 2026 bukan sekadar agenda kelembagaan, melainkan langkah konkret memperluas akses pendidikan tinggi jarak jauh. 

Mereka adalah para guru yang tetap mengajar di kelas, sembari meningkatkan kualifikasi akademik dan menjalani peran keluarga. Fleksibilitas sistem pembelajaran UT memungkinkan semuanya berjalan beriringan. Menteri Pendidikan Timor-Leste menyambut baik hal tersebut dan berharap kolaborasi dengan UT terus diperkuat untuk mendorong peningkatan kualitas guru di negaranya.

Baca juga: Bukan hanya Fleksibel, Sejumlah Prodi Universitas Terbuka Kembali Raih Akreditasi Unggul

Sentuhan Penyemangat di SALUT An-Nur

Di tengah padatnya agenda diplomasi dan kerja sama kelembagaan, Universitas Terbuka menegaskan bahwa layanan pendidikan di tingkat akar rumput tetap menjadi prioritas. Komitmen tersebut tercermin ketika Rektor UT bersama Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, dan Bisnis menjadikan Sentra Layanan UT (SALUT) An-Nur sebagai bagian penting dalam rangkaian kunjungan kerja di Kota Dili.

Kunjungan ini membuka ruang dialog sekaligus penguatan bagi para pengelola SALUT yang berada di garis terdepan pelayanan pendidikan. UT memandang SALUT bukan sekadar unit layanan, melainkan simpul strategis yang menghubungkan masyarakat Timor-Leste dengan akses pendidikan tinggi yang inklusif, fleksibel, dan berkelanjutan.

Rangkaian kunjungan kerja selama empat hari ini merangkum satu pesan utama: Universitas Terbuka hadir melampaui batas geografis dan administratif. Melalui pendidikan sebagai medium soft diplomacy, UT terus membuka peluang belajar bagi siapa pun, di mana pun, serta mengajak lebih banyak pihak untuk mengambil peran dalam membangun masa depan pendidikan yang setara di tingkat regional.

Baca juga: Bantu Pemulihan Pascabencana, UT Perkuat Dukungan Sosial dan Pendidikan di Sumatra

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas