Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 7 SMP/MTs Kurikulum Merdeka Hal 36: Aktivitas 2.4
Simak berikut merupakan kunci jawaban buku pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas 7 SMP/MTs Kurikulum Merdeka halaman 36 bab 2: Aktivitas 2.4
Tayang:
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Bobby Wiratama
/SURYA/HABIBUR ROHMAN
PENDIDIKAN SR - Suasana pendidikan dan penyaluran minat serta bakat di Sekolah Rakyat (SR) Surabaya yang berada di area kompleks Kampus II Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Lidah Wetan Surabaya, Kamis (15/1/2026). Simak berikut merupakan kunci jawaban buku pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas 7 SMP/MTs Kurikulum Merdeka halaman 36 bab 2: Aktivitas 2.4. (SURYA/HABIBUR ROHMAN)
2. Kejujuran dan Tanggung Jawab
Karena Allah mengetahui semua, kita terdorong untuk bersikap jujur dan bertanggung jawab atas tindakan kita.
Nilai yang bisa dipetik:
- Menumbuhkan sikap integritas dan kejujuran, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan sosial.
- Memperkuat rasa tanggung jawab terhadap perbuatan, karena setiap tindakan akan diketahui Allah.
Contoh penerapan:
- Tidak berbohong, menipu, atau mengambil hak orang lain.
- Menepati janji, mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh, dan tidak menunda tanggung jawab.
3. Rasa Aman dan Yakin pada Ketentuan Allah
Mengetahui Allah Maha Mengetahui membuat kita bisa berserah diri dan percaya bahwa setiap kejadian berada dalam pengaturan-Nya.
Nilai yang bisa dipetik:
- Mengajarkan kita sabar dalam menghadapi ujian atau kesulitan.
- Memberikan ketenangan batin karena yakin Allah mengetahui apa yang terbaik bagi kita.
Contoh penerapan:
- Saat menghadapi masalah di sekolah atau pekerjaan, tidak panik, tetapi tetap berusaha dan berdoa.
- Meyakini bahwa setiap kegagalan atau keberhasilan adalah bagian dari ilmu dan pengaturan Allah, sehingga tetap optimis.
4. Dorongan untuk Belajar dan Mengembangkan Ilmu
Sebagai manusia, kita dianjurkan untuk menuntut ilmu karena Allah menghargai usaha kita dalam mencari pengetahuan.
Nilai yang bisa dipetik:
- Semangat belajar: Allah menghargai usaha kita dalam mencari ilmu, sehingga menuntut ilmu menjadi ibadah.
- Penggunaan ilmu untuk kebaikan: Ilmu yang dipelajari harus diterapkan untuk memperbaiki diri sendiri dan membantu orang lain.
Contoh penerapan:
- Rajin belajar di sekolah atau pesantren, membaca buku, mengikuti kursus, dan memperluas wawasan.
- Menerapkan ilmu yang dipelajari untuk kebaikan diri sendiri dan orang lain.
*) Disclaimer:
- Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.
- Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.
(Tribunnews.com/Namira)
Berita Populer
Berita Terkini