Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Halaman 228 Aktivitas 8.5, Bab 8 Kurikulum Merdeka
Berikut soal dan kunci Jawaban PAI dan Budi Pekerti Kelas 10 Halaman 228 Kurikulum Merdeka, Aktivitas 8.5, Bab 8.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas 10 Kurikulum Merdeka, Bab 8 membahas tema penting tentang Menghindari Akhlak Madzmumah dan Membiasakan Akhlak Mahmudah Agar Hidup Lebih Nyaman dan Berkah.
Setelah mempelajari Bab 8, siswa diharapkan mampu menganalisis pengertian, dalil, macam, serta manfaat menghindari sikap temperamental (ghadhab), serta menumbuhkan sikap kontrol diri dan keberanian dalam kehidupan sehari-hari.
Siswa juga diharapkan mampu menyajikan paparan mengenai pentingnya menghindari perilaku temperamental (ghadhab) serta membangun sikap kontrol diri dan berani.
Selain itu, siswa dapat meyakini bahwa sikap temperamental (ghadhab) merupakan larangan dalam agama, sedangkan kontrol diri dan keberanian adalah perintah agama.
Pada akhirnya, siswa diharapkan mampu menghindari sikap temperamental dan membiasakan sikap kontrol diri serta keberanian dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk memperkuat pemahaman, siswa mengerjakan Aktivitas 8.5 yang terdapat pada halaman 228 buku PAI dan Budi Pekerti Kelas 10 Semester I.
Buku tersebut, diterbitkan oleh Pusat Perbukuan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek (2021), disusun oleh Ahmad Taufik dan tim.
Sebagai pendamping belajar di rumah, berikut disediakan kunci jawaban Aktivitas 8.5 di halaman 228 yang dapat membantu siswa dan orang tua mengevaluasi pemahaman materi.
Perlu diingat, kunci jawaban bukan solusi instan, tetapi alat refleksi agar proses belajar lebih terarah dan bermakna.
Panduan ini juga bermanfaat bagi guru maupun pendamping belajar dalam melakukan penilaian yang objektif sehingga setiap tahapan pembelajaran dapat dilalui dengan lebih baik.
Kunci Jawaban PAI dan Budi Pekerti SMA/SMK Kelas 10
Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Halaman 216 Kurikulum Merdeka, Aktivitas 8.4, Bab 8
Berikut soal dan kunci Jawaban PAI dan Budi Pekerti Kelas 10 Halaman 228 Kurikulum Merdeka, Aktivitas 8.5, Bab 8: Menghindari Akhlak Madzmumah dan Membiasakan Akhlak Mahmudah Agar Hidup Lebih Nyaman dan Berkah:
Aktivitas 8.5
1. Lakukan literasi terhadap sub materi menghindari sikap berani membela kebenaran (syaja’ah) dengan seksama agar kalian dapat memahami substansinya!
2. Bagilah kelas menjadi 4 kelompok!
Mulailah melakukan small group discussion dengan materi bahasan sebagai berikut:
a. Kelompok I: Fenomena demonstrasi mahasiswa dan pelajar yang berujung anarkis
b. Kelompok II: Tawuran antar supporter klub sepakbola
c. Kelompok III: Operasi Tangkap Tangan (OTT) pelaku suap dan korupsi
d. Kelompok IV: Seruan jihad ke wilayah konflik
Simpulkan pendapat kelompok kalian tentang tema-tema tersebut!
Presentasikan kesimpulan kelompok kalian di depan kelas!
Jawaban Aktivitas 8.5
1. Hasil Literasi Materi Syaja’ah (Berani Membela Kebenaran)
Syaja’ah adalah sikap berani dalam membela kebenaran yang dilandasi iman dan akhlak mulia. Keberanian dalam Islam bukan berarti nekat atau emosional, melainkan berani karena benar, disertai kebijaksanaan dan tanggung jawab. Sikap ini harus menghindari tindakan zalim, anarkis, atau merugikan orang lain.
2. Kesimpulan Small Group Discussion
- Kelompok I: Demonstrasi Mahasiswa/Pelajar Berujung Anarkis
Demonstrasi merupakan hak menyampaikan pendapat dan bisa menjadi bentuk syaja’ah jika dilakukan secara damai dan bertujuan membela kebenaran. Namun, jika berubah menjadi anarkis dan merusak fasilitas umum, maka itu bukan lagi syaja’ah melainkan tindakan tercela. Keberanian harus tetap dalam koridor hukum dan akhlak. - Kelompok II: Tawuran Antar Suporter Sepak Bola
Tawuran bukan bentuk keberanian, melainkan tindakan emosional yang merugikan banyak pihak. Syaja’ah justru terlihat ketika seseorang mampu menahan diri, menjaga persaudaraan, dan tidak terprovokasi. Islam mengajarkan ukhuwah dan perdamaian, bukan kekerasan. - Kelompok III: Operasi Tangkap Tangan (OTT) Pelaku Suap dan Korupsi
OTT terhadap pelaku korupsi merupakan bentuk penegakan kebenaran dan keadilan. Keberanian aparat dalam mengungkap kasus korupsi termasuk contoh syaja’ah karena membela kepentingan rakyat. Korupsi adalah akhlak madzmumah yang merugikan masyarakat luas. - Kelompok IV: Seruan Jihad ke Wilayah Konflik
Jihad tidak selalu berarti perang, melainkan bersungguh-sungguh dalam kebaikan. Seruan jihad tanpa pemahaman yang benar dapat menyesatkan dan merugikan diri sendiri maupun orang lain. Syaja’ah dalam konteks ini adalah berani menolak ajakan yang salah dan menjaga persatuan bangsa.
Kesimpulan Umum
Syaja’ah adalah keberanian yang dilandasi iman, kebenaran, dan akhlak mulia. Keberanian sejati bukan pada tindakan kekerasan, tetapi pada kemampuan menegakkan kebenaran dengan cara yang bijaksana, adil, dan bertanggung jawab.
*) Disclaimer:
- Artikel ini hanya ditujukan kepada orangtua untuk memandu proses belajar anak.
- Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan